Israel Tangkap Dua Anak Palestina di Yerusalem

Peneliti dan Direktur Pusat Studi Tahanan Palestina, Riyad Al-Ashkar, menyatakan bahwa tentara pendudukan Israel secara sistematis menargetkan anak-anak.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,31 Aug 2021,11:55 AM

Yerusalem, SPNA - Pasukan pendudukan Israel, pada Senin (30/08/2021), menangkap dua anak-anak Palestina dari kota Yerusalem yang diduduki. Pasukan pendudukan Israel juga menyerbu kawasan Batn Al-Hawa di Silwan, selatan Masjid Al-Aqsha.

Sejumlah sumber lokal sebagaimana dilansir Palinfo, menyatakan bahwa pasukan pendudukan Israel menangkap dua anak-anak di bawah umur, di Yerusalem. Anak-anak yang ditangkap tersebut bernama Mahmoud Abu Juma'a dan Muhammad Raja'i Khweis (11 tahun). Mereka ditangkap di kota Al-Tur, timur Yerusalem yang diduduki.

Sejumlah sumber lain juga menunjukkan bahwa pasukan pendudukan Israel turut menyerbu kawasan penduduk Palestina Batn al-Hawa di Silwan, selatan Masjid Al-Aqsha. Namun, sejauh ini belum adanya laporan penangkapan di kawasan tersebut.

Pusat Studi Tahanan Palestina, pada Sabtu (28/08/2021), menegaskan bahwa target penangkapan yang dilakukan otoritas pendudukan Israel terhadap anak-anak Palestina telah meningkat secara signifikan, di mana kasus penangkapan anak-anak mencapai 1.000 kasus, termasuk di antaranya 73 anak-anak yang masih di bawah umur 14 tahun.

Peneliti dan Direktur Pusat Studi Tahanan Palestina, Riyad Al-Ashkar, menyatakan bahwa tentara pendudukan Israel secara sistematis menargetkan anak-anak dan dengan instruksi langsung dari tokoh politik atau keamanan tertinggi para pimpinan pendudukan Israel.

“Penangkapan ini bertujuan untuk menghalangi mereka (anak-anak) ikut berpartisipasi dalam aksi perlawanan, membuat mereka kehilangan kesempatan pendidikan, menghancurkan masa depan mereka, dan pendudukan Israel berupaya untuk menciptakan generasi Palestina yang lemah dan takut,” kata Riyad Al-Ashkar, sebagaimana dilansir dari Palinfo.

Ia menambahkan bahwa semua anak-anak Palestina yang ditahan menjadi target penyiksaan dan penganiayaan sejak pertama kali ditangkap dengan cara diculik dari rumah mereka pada larut malam, atau diculik di jalanan dan di sejumlah pos pemeriksaan.

(T.FJ/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir