64 Titik Konfrontasi dalam Sepekan, Seorang Penduduk Palestina Tewas

Penembakan dan pelemparan bom molotov terjadi selama meletusnya bentrokan yang mengakibatkan seorang penduduk Palestina meninggal dunia akibat terkena peluru pasukan pendudukan Israel di Ramallah.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,06 Sep 2021,03:46 AM

Yerusalem, SPNA - Pekan lalu, Palestina mencatat pecahnya konfrontasi dengan pasukan pendudukan Israel di 64 titik di Tepi Barat, termasuk Yerusalem. Sebagaimana dilansir dari Palinfo, penembakan dan pelemparan bom molotov terjadi selama meletusnya bentrokan yang mengakibatkan seorang penduduk Palestina meninggal dunia akibat terkena peluru pasukan pendudukan Israel di Ramallah.

Jumat kemarin, terjadi tujuh titik konfrontasi, termasuk penembakan terhadap patroli pendudukan di Kafr Qelil, selatan Nablus, dan kota Beita mencatat sebanyak lebih 70 penduduk sipil Palestina mengalami cedera, termasuk di antaranya 12 cedera akibat peluru logam berlapis karet. Beita mencatat perlawanan lemparan bom molotov kea rah patroli pasukan pendudukan.

Bentrokan meletus di lingkungan Sheikh Jarrah di kota Yerusalem yang diduduki, Ramallah, Beita, Beit Dajan, Kafr Qalil, distrik Nablus, Kafr Qaddoum, dan pos pemeriksaan selatan kota Qalqilya.

Pada Kamis, terhitung terjadi 11 titik konfrontasi, termasuk penembakan di Jenin, dan bentrokan yang meletus di kota Abu Dis di pinggiran Yerusalem yang diduduki. Bentrokan juga terjadi di Singel Ramallah, desa Fahma, kota Jenin, kota Beita, dan Laban al-Sharqiya di Nablus.

Pada Rabu, tercatat 8 titik konfrontasi, di mana terjadi penembakan di desa Al-Fadqumiya di Jenin. Bentrokan juga meletus di desa Kober dan Beit Rima di Ramallah, kemudian di kota Betlehem, Beita di Nablus, dan lingkungan Kafr Saba di kota Qalqilya.

Pada Selasa, tercatat 12 titik konfrontasi, di mana seorang pemukim Israel terkena lemparan batu di dekat Halhul di Hebron dan sejumlah bom molotov dilemparkan ke patroli pendudukan Israel di Dura, selatan Hebron. Raed Yousef Rashid, 39 tahun, meninggal dunia setelah terkena peluru pendudukan di dekat Beit Ur al-Tahta, saat ia pulang dari kerja. Pasukan pendudukan membuatnya berdarah sampai akhirnya ia meninggal dunia.

Konfrontasi lainnya meletus di Silwan di Yerusalem, Dura dan Halhul di Hebron, Birzeit, Kober, Ni'lin, dan Beit Rima di Ramallah, Beita di Nablus, dan Al-Araqib di Palestina yang diduduki pada 1948.

Pada Senin, bom molotov dilemparkan ke patroli pendudukan di Silwan, bentrokan meletus di Beita dan Al-Lubban Al-Sharqiya di lima titik konfrontasi.

Pada Minggu, tercatat sebanyak sembilan titik konfrontasi, yang meletus di Silwan dan Al-Isawiya di Yerusalem, kota Al-Khader, Tekoa dan pemukiman Migdal Oz di Betlehem, Beita dekat Nablus dan kamp Aqabat Jaber di Jericho.

Sedangkan pada Sabtu, tercatat pecahnya konfrontasi di berbagai wilayah Tepi Barat dan Yerusalem, di 12 titik konfrontasi, yang meletus di Al-Isawiya di Yerusalem, kota Taqwa dan Husan di Betlehem, kota Betia, Khirbet Tana dan Al Laban Al Sharqiah di Nablus, dan Khallet Nofal di Qalqilya.

(T.FJ/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir