Terjadi 23 Serbuan ke Masjid Al-Aqsa dan 51 Larangan Azan di Masjid Al-Ibrahimi selama Agustus

Berkaitan dengan Yahudisasi yang sedang berlangsung, Kementerian Agama Palestina mengindikasikan bahwa pendudukan Israel sedang memulai proyek restorasi jembatan kuno Al-Mughrabi yang mengarah ke Al-Aqsa untuk memfasilitasi penyerbuan para pemukim Yahudi.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,06 Sep 2021,04:58 PM

Yerusalem, SPNA - Kementerian Wakaf dan Agama Palestina, pada Minggu (05/09/2021), menyatakan bahwa pasukan pendudukan Israel dan pemukim Yahudi menyerbu Masjid Al-Aqsa lebih dari 23 kali, selama Agustus lalu.

Pasukan pendudukan Israel juga melarang penduduk Palestina untuk mengumandangkan azan di Masjid Ibrahimi sebanyak 51 kali, pada periode yang sama, selama Agustus lalu.

Kementerian Agama menyatakan dalam sebuah pernyataan pers bahwa pasukan pendudukan terus melanggar hak-hak bagunan suci Palestina, ketika mereka mulai melaksanakan proyek Yahudisasi yang mencakup pembangunan koridor, halaman, dan lift untuk memfasilitasi penyerbuan pemukim terhadap Masjid Ibrahimi.

“Pendudukan Israel juga menghentikan pembangunan masjid yang sedang dibangun di daerah Qurnet Ad-Dams, di provinsi Betlehem, dan menyerang Masjid Nabi Samuel, dengan mengaspal halaman samping, mencegah jamaah muslim masuk ke masjid, kecuali bagi mereka yang memegang kartu identitas desa,” lapor Kementerian Agama, sebagaimana dilansir Palinfo.

Kementerian Agama sedang memantau dimulainya pelaksanaan proyek Yahudisasi berbahaya yang dilakukan pasukan pendudukan Israel, yang meliputi koridor, alun-alun, dan lift untuk memfasilitasi penyerbuan pemukim terhadap Masjid Ibrahimi di Hebron, dan pendirian tenda di halaman luar Masjid Ibrahimi demi kegiatan pemukim Yahudi. Pasukan pendudukan Israel juga menutup pintu timur, dan mencegah pekerja Komite Rekonstruksi Masjid melakukan pekerjaan mereka.

Kementerian Agama Palestina menunjukkan bahwa pendudukan Israel menempatkan tatakan lilin Yahudi dan bendera Israel di atas Masjid Ibrahimi, dan memperketat masuk para jamaah muslim ke masjid. Mereka juga menyerang para jamaah selama salat Jumat dan dekat tempat salat Bab Ar-Rahma.

Pasukan pendudukan terus menghasut terhadap para jamaah, penjaga masjid, dan Komite Rekonstruksi. Organisasi “Kuil Yahudi” juga terus melakukan hasutannya terhadap Masjid Al-Aqsa, dan menyerukan pemukim Israel dan kelompok Yahudi untuk mengintensifkan serangan ke dalam kompleks suci Al-Aqsa.

Berkaitan dengan upaya Yahudisasi yang sedang berlangsung, Kementerian Agama Palestina mengindikasikan bahwa pendudukan Israel sedang memulai proyek restorasi jembatan kuno Al-Mughrabi yang mengarah ke Al-Aqsa untuk memfasilitasi penyerbuan para pemukim Yahudi.

Pemerintah kotamadya pendudukan Israel di Yerusalem juga bermaksud mendirikan sebuah “Taman Alkitab” di tanah Karam Al-Mufti milik Palestina di lingkungan Sheikh Jarrah, untuk memfasilitasi kehidupan permukiman Israel terdekat.

Kementerian Wakaf dan Agama Palestina meminta masyarakat internasional untuk memberikan perlindungan internasional bagi rakyat Palestina, dengan memaksa pendudukan Israel untuk menghentikan kejahatan dan serangan, membatalkan semua tindakan yang akan mengubah status hukum dan sejarah Yerusalem, serta menekan Israel untuk mematuhi resolusi internasional.

(T.FJ/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir