Israel Bentuk Komite Khusus untuk Menyelidiki Kasus Kaburnya Tahanan Palestina dari Penjara Gilboa

Kaburnya enam tahanan Palestina pada Senin lalu (06/09) dari penjara Gilboa membuat Israel harus menghitung kembali tentang kualitas penjara mereka. PM Israel bergerak cepat dengan membentuk komite investigasi agar hal sama tidak lagi terulang dimasa yang akan datang.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,13 Sep 2021,10:44 AM

Tel Aviv, SPNA - Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett, mengumumkan pembentukan komite pemerintah khusus yang ditugaskan untuk menyelidikii kasus kaburnya enam tahanan Palestina dari penjara Gilboa.

Pada awal sesi pertemuan rutin pemerintah, kemarin (Minggu, 12/09/2021), Naftali mengatakan “Usaha yang harus dilakukan untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi sangatlah besar. Kita perlu melakukan penyelidikan dan mengambil banyak pelajaran."

Keputusan itu disebutkan merupakan kesepakatan bersama yang diambil setelah PM Israel tersebut berembuk dengan Menteri Keamanan dalam Negeri, Omer Barlev.

"Bersama dengan Menteri Keamanan dalam Negeri Omer Barlev kami telah memutuskan untuk membentuk komite investigasi untuk menyelidiki kasus kaburnya para tahanan." Tambahnya.

Selain itu, Bennett juga memuji semua pihak yang berkontribusi pada upaya untuk menangkap dua tahanan Palestina yang masih berstatus buron sampai saat ini.

Juga kepada warganya yang dilaporkan merupakan kunci dari keberhasilan militer Israel menangkap empat dari total enam tahanan yang kabur dari penjara Gilboa pada Senin (06/09/2021) lalu itu.

"(Saya juga berterima kasih kepada) warga yang bertindak dengan tanggung jawab sipil dan publik saat mereka melaporkan rincian yang diperlukan kepada polisi."

"Kita telah menempuh dua pertiga dari jalan, dengan menangkap empat dari enam tahanan, dan upaya pelacakan yang kita lakukan akan membawa dua tahanan lainnya kembali ke penjara." Tutupnya.

(T.HN/S: Arabic.rt.com)

leave a reply
Posting terakhir