Dianggap Terlibat Pembiayaan Organisasi Teroris, Sudan Sita Aset Hamas

Otoritas Sudan disebutkan akan menyita seluruh aset Hamas. Namun demikian, Hamas mengatakan tidak merasa memiliki investasi di Negari Dua Nil tersebut.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,25 Sep 2021,12:32 PM

Khartoum, SPNA - Sebuah sumber menyebutkan bahwa Sudan akan melakukan penyitaan terhadap aset milik Hamas yang ada di negara itu. Hal itu merupakan buntut dari kebijakan terbaru negara yang menganggap Hamas sebagai gerakan teroris.

Dikutip dari Arabic.rt.com, Kamis (23/09/2021), sumber tersebut menyebutkan bahwa adanya kecurigaan leterlibatan pemimpin gerakan "Hamas" dalam mendukung terorisme dan kejahatan pencucian uang dari dalam Sudan yang dilindungi mantan rezim Presiden sebelumnya yang berhasil digulingkan, Omar Al-Bashir.

 Sejumlah perusahaan seperti perusahaan properti Al-Rowad, Hotel Paradise, Bisnis Money Changer Al-Fayhaa,  perusahaan Hassan dan Al-Abed, serta perusahaan-perusahaan lainnya yang berafiliasi dengan para pemimpin  Hamas, akan dialihkan untuk Kementerian Keuangan Sudan.

Menanggapi berita tersebut, juru bicara Hamas, Hazim Qasim, mengatakan bahwa Hamas tidak memiliki sama sekali investasi di Sudan. Dalam pernyataannya kepada media Turki, Anadolu, ia mengatakan bahwa Hamas tidak memiliki masalah dengan pemerintah Sudan saat ini.

Meski berita ini sudah menjadi pembicaraan hangat di media, namun pemerintah Sudan sendiri belum memberikan konfirmasi apapun. Hanya saja, pada Oktober tahun lalu, Sudan resmi mengumumkan normalisasi hubungan mereka dengan negara penjajah Palestina, Hamas.

 (T.HN/S: RT Arabic)

leave a reply