5 Warga Israel Tewas dan 32 Lainnya Terluka dalam Kecelakaan Lalu Lintas di Galilea Atas

Berdasarkan laporan Channel 20 Israel, kecelakaan tersebut terjadi antara sebuah bus yang membawa mahasiswa dari gerakan Yahudi “Bani Akiva”, sebuah organisasi keagamaan Yahudi yang bergerak di bidang pendidikan garis keras yang disebut “Generasi setia pada Taurat dan Yahudi”.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Thu,30 Sep 2021,12:18 PM

Galilea, SPNA - Media Israel, pada Rabu (29/09/2021), mengumumkan, tewasnya lima warga dan sebanyak lebih dari 32 orang lainnya terluka dalam kecelakaan lalu lintas, yang terjadi di Jalur 89 antara bus penumpang, minivan, dan kendaraan pribadi.

Berdasarkan laporan Arab 48, petugas medis menyatakan bahwa kecelakan mengerikan itu terjadi antara bus yang membawa sedikitnya 40 orang, termasuk anak-anak, dengan kendaraan pribadi.

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa empat orang yang terjebak dalam kendaraan pribadi meninggal akibat kondisi kritis yang mereka alami. Korban tewas di antara adalah seorang wanita berusia 35 tahun, anak laki-laki berusia 15 tahun dan 12 tahun, serta gadis kecil berusia 5 tahun.

Salah satu penumpang bus, yang berusia 40-an tahun juga tewas, akibat lupa parah yang dialaminya akibat kecelakaan.

Sementara itu, kondisi tiga korban luka dilaporkan mengalami kritis, termasuk pengemudi kendaraan pribadi dan dua penumpang bus. Petugas medis juga melaporkan bahwa 30 penumpang bus lainnya mengalami luka-luka ringan.

Berdasarkan laporan Channel 20 Israel, kecelakaan tersebut terjadi antara sebuah bus yang membawa mahasiswa dari gerakan Yahudi “Bani Akiva”, sebuah organisasi keagamaan Yahudi yang bergerak di bidang pendidikan garis keras yang disebut “Generasi setia pada Taurat dan Yahudi”.

Para penumpang bus yang merupakan mahasiswa ini  sedang dalam perjalanan rohani dalam rangka memperingati Hari Raya Sukkot Yahudi.

Tiga orang yang terluka parah dibawa ke Rumah Sakit Ziv di Safed untuk menjalani perawatan. Sementara itu, tiga helikopter dikerahkan ke lokasi kejadian untuk membawa korban luka kritis.

(T.FJ/S: Palestina Today)

leave a reply
Posting terakhir