Pengadilan Amerika Jatuhi Hukuman Mati untuk Pelaku Penembakan di Sinagoge Yahudi

Pelaku penambakan di dua gereja Yahudi di Amerika Serikat dijatuhi hukuman mati. Dalam pengakuannya, pelaku beralasan hanya ingin “menjaga negaranya dari kaum Yahudi.”

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,03 Oct 2021,08:25 AM

California, SPNA - Pengadilan Amerika Serikat (AS), Kamis (30/09/2021) dua hari lalu, memutuskan untuk menjatuhi hukuman seumur hidup tanpa pembebasan bersyarat kepada John Earnest, 22 (tahun). Ia mengaku sebagai pelaku penembakan di sebuah sinagog di California pada 27 April 2019. Serangan yang menewaskan seorang wanita dan melukai tiga orang lainnya, termasuk seorang anak dan seorang rabi.

Earnest mengaku bersalah atas serangan bersenjata di sinagoge Chabad di Poway, dekat San Diego, dengan mengatakan, "Saya hanya mencoba membela negara saya dari orang-orang Yahudi."

Earnest menyerang sinagoge pada hari terakhir perayaan Paskah.

Tepat enam bulan setelah serangan itu, ia kembali melakukan serangan di sinagoge lainnya di Pittsburgh, Pennsylvania, yang menewaskan 11 orang.

Dia juga mengaku membakar sebuah masjid pada Maret di tahun yang sama.

Earnest sebenarnya bisa mendapatkan hukuman mati, yang masih berlaku di California, tetapi telah ditangguhkan sejak 2006.

Pada malam tahun baru Yahudi, awal bulan September lalu, Presiden Israel Isaac Herzog, mengumumkan bahwa jumlah penganut Yahudi di dunia saat ini telah berjumlah menjadi 15,2 juta jiwa. Sekitar 6 juta jiwa di antaranya tinggal di Amerika.

(T.HN/S: i24 News)

leave a reply
Posting terakhir