Liga Arab: Pembunuhan Salima Oleh Israel Adalah Kejahatan Perang yang Keji

Para aktivis di media sosial menyebarkan video yang menunjukkan penembakan Muhammad Salima, dari jarak cukup dekat, meskipun ia sedang terluka dan jatuh tak bergerak di atas tanah.

BY 4adminEdited Mon,06 Dec 2021,12:42 PM

Kairo, SPNA - Liga Arab, pada Minggu (05/12/2021), menyampaikan kecaman dan mengutuk pembunuhan lapangan yang dilakukan oleh tentara pendudukan Israel terhadap pemuda Palestina, Muhammad Salima, di Yerusalem yang diduduki. Liga Arab menganggap insiden tersebut sebagai kejahatan perang yang keji.

“Kejahatan yang dilakukan di siang hari terhadap martir Salima adalah kejahatan terhadap kemanusiaan dan mencerminkan mentalitas agresif dan ekstremis Israel,” ungkap Said Abu Ali, Asisten Sekretaris Jenderal untuk Urusan Palestina Liga Arab.

Said Abu Ali menekankan pentingnya memberikan perlindungan internasional bagi rakyat Palestina. Pada saat yang sama ia menekankan pentingnya jalan menuju perdamaian tanpa akhir atas pendudukan Israel dan rakyat Palestina memperoleh hak, kebebasan dan kemerdekaan mereka.

Abu Ali menganggap otoritas pendudukan Israel bertanggung jawab penuh atas kejahatan dan praktik yang mengancam keamanan dan stabilitas internasional.

Abu Ali menyerukan pertanggungjawaban dan menuntut pidana internasional terhadap para pelaku kejahatan perang terhadap rakyat Palestina.

Sebelumnya, pada Sabtu (04/12/2012), pasukan pendudukan Israel, pada, menembak mati seorang pemuda Palestina karena diduga melakukan serangan penikaman yang melukai seorang pemukim di kawasan Bab Al-Amud di Yerusalem.

Dalam sebuah video yang tersebar pasukan pendudukan Israel secara brutal menembak pemuda tersebut yang tidak bersenjata. Pasukan pendudukan Israel kemudian menyerang dan mengejar penduduk Palestina di kawasan Bab Al-Amud.

Para aktivis di media sosial menyebarkan video yang menunjukkan penembakan Muhammad Salima, dari jarak cukup dekat, meskipun ia sedang terluka dan jatuh tak bergerak di atas tanah.

Bulan Sabit Merah Palestina di Yerusalem menyatakan bahwa Pasukan pendudukan Israel melarang krunya menyediakan ambulans bagi Muhammad Salima setelah ia ditembak dari jarak dekat, sebelum akhirnya ia meninggal dunia.

Dalam beberapa tahun terakhir, pasukan pendudukan Israel telah menembak dengan brutal ke arah penduduk sipil Palestina di berbagai pos pemeriksaan di Tepi Barat, yang mengakibatkan sebagian penduduk Palestina meninggal dunia, dengan klaim bahwa mereka mencoba melakukan serangan.

(T.FJ/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir