UNESCO Menambahkan Sulaman Palestina dalam Daftar Warisan Budaya

Langkah ini bisa melindungi warisan Palestina dari upaya pendudukan Israel untuk "mencuri apa yang tidak mereka miliki."

BY 4adminEdited Thu,16 Dec 2021,04:50 PM

Paris, SPNA - Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNESCO) menambahkan sulaman Palestina (Tatreez) ke dalam Daftar Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan, media Arab melaporkan, Kamis (15122021).

Ini terjadi setelah Komite Antar Pemerintah untuk Perlindungan Warisan Budaya Takbenda bertemu pada hari Senin lalu.

Di situs webnya, UNESCO menulis, "Seni menyulam tradisional tersebar luas di Palestina. Awalnya dibuat dan dipakai di daerah pedesaan, praktik itu sekarang umum di seluruh Palestina dan di antara anggota diaspora."

Lembaga ini  menambahkan, "Pakaian tradisional wanita biasanya terdiri dari gaun panjang, celana panjang, jaket, hiasan kepala dan kerudung. Masing-masing pakaian ini disulam dengan berbagai simbol termasuk burung, pohon dan bunga."

UNESCO juga mengatakan, "Pilihan warna dan desain menunjukkan identitas regional perempuan dan status perkawinan dan ekonomi."

Mengomentari penambahan itu, Perdana Menteri Otoritas Palestina Mohammad Shtayyeh mengatakan bahwa persetujuan UNESCO atas permintaan Palestina untuk memasukkan seni menyulam ke Daftar Warisan Budaya membantu melindungi identitas, warisan dan narasi Palestina.

Menurutnya, langkah ini melindungi warisan Palestina dari upaya pendudukan Israel untuk "mencuri apa yang tidak mereka miliki."

(T.RAS: MEMO)

leave a reply