Pengakuan Tawanan Israel yang Dibebaskan Hamas: Kami Diperlakukan dengan Baik

Menurutnya, Komandan Hamas adalah orang yang berpendidikan dan bisa berbicara dalam bahasa Ibrani. Anak saya juga diajari 250 kata dalam bahasa Arab, mereka bahkan diberikan buku pelajaran agar tetap sibuk.

BY 4adminEdited Mon,18 Dec 2023,05:17 AM
Proses Pemulangan Tawanan Israel di Gaza

Jalur Gaza, SPNA – Tawanan Israel yang dibebaskan dari Gaza mengaku bahwa pejuang Palestina memperlakukan mereka dengan baik.

Dilansir New York Times, (15/12/2023), Shin Goldstein Almog mengaku bahwa Hamas memperlakukan dirinya dan 3 anaknya dengan baik. Mereka tidak menerima kekerasan fisik atau perilaku kasar lainnya.

G.png
Shin Goldstein Almog

Almog menceritakan bahwa dia dan tawanan lain tinggal di sebuah flat di Gaza,  namun  mereka sering berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain. Mereka juga pernah tinggal di terowongan bawah tanah, Masjid bahkan di bawah reruntuhan supermarket.

“Kami sangat ketakutan dengan serangan udara Israel.”

Menurutnya, Komandan Hamas adalah orang yang berpendidikan dan bisa berbicara dalam bahasa Ibrani. Anak saya juga diajari 250 kata dalam bahasa Arab, mereka bahkan diberikan buku pelajaran agar tetap sibuk.

Salah satu prajurit Hamas meminta maaf atas pembunuhan suami dan salah satu anaknya yang dilakukan oleh prajurit Hamas yang lain. “Itu adalah kesalahan dan bertentangan dengan tuntunan Al-Qur’an,” ujar prajurit tersebut.

Almog adalah warga Israel yang tinggal di permukiman Kibbutz yang berdekatan dengan Gaza, dia ditawan Hamas dalam serangan Toufan Al-Aqsa pada 7 Oktober 2023 lalu.

Almog kemudian dibebaskan dalam perjanjian tukar tawanan antara Israel dan Hamas dalam gencatan senjata yang dimediasi oleh Mesir dan Qatar November lalu.

Sebelum dibebaskan, Almog disarankan untuk pindah dari permukiman di sekitar Gaza dan tinggal di wilayah yang lebih jauh di utara, karena mereka akan kembali.

(T.RS/S:Aljazera)

leave a reply
Posting terakhir