Turki Tangkap 33 Mata-mata Mossad Israel

Surat perintah penangkapan dikeluarkan terhadap 46 orang yang diduga terkait dengan Mossad dalam kegiatan spionase internasional, sementara pihak keamanan berhasil menangkap 33 orang di antaranya, setelah menggerebek 57 lokasi di delapan provinsi Turki. Sementara operasi pencarian terhadap 13 tersangka lainnya sedang dilakukan.

BY 4adminEdited Wed,03 Jan 2024,04:08 AM

Ankara, SPNA - Media Turki, pada Selasa (02/01/2023), mengungkapkan bahwa pihak keamanan Turki menangkap 33 orang atas tuduhan melakukan kegiatan spionase untuk Badan Intelijen Israel, Mossad.

Orang-orang yang telah ditahan tersebut terlibat dalam kegiatan spionase terhadap warga asing yang berada di Turki, demi kepentingan Mossad.

Berdasarkan informasi tentang upaya Mossad untuk melakukan kegiatan taktis, seperti pengintaian, pengejaran, penyerangan, dan penculikan, terhadap warga negara asing yang berada di Turki, Jaksa Penuntut Umum Turki memerintahkan penangkapan para tersangka.

Surat perintah penangkapan dikeluarkan terhadap 46 orang yang diduga terkait dengan Mossad dalam kegiatan spionase internasional, sementara pihak keamanan berhasil menangkap 33 orang di antaranya, setelah menggerebek 57 lokasi di delapan provinsi Turki. Sementara operasi pencarian terhadap 13 tersangka lainnya sedang dilakukan.

Menteri Dalam Negeri Turki, Ali Yerlikaya, mengumumkan bahwa para tersangka ditangkap setelah polisi menggerebek 57 lokasi di Istanbul dan tujuh provinsi lainnya.

“Kami tidak akan pernah membiarkan kegiatan spionase melawan persatuan nasional dan solidaritas negara kami. Selama penggeledahan yang dilakukan selama operasi, 143.830 euro, 23.680 dolar Amerika, sejumlah uang tunai dari berbagai negara, sejumlah besar selongsong peluru, dan barang bukti digital disita,” kata Ali Yerlikaya.

Sebelumnya, petinggi Dinas Keamanan Internal Israel, Shin Bet, berbicara tentang rencana untuk melakukan pembunuhan terhadap para pemimpin gerakan pejuang Palestina di luar negeri, terutama di Qatar dan Turki.

Turki mengeluarkan peringatan keras terhadap Israel dan memperingatkan konsekuensi serius dari setiap langkah terhadap para pemimpin Palestina di Turki.

Sementara itu, Israel hingga saat ini masih terus membombardir dan melancarkan serangan darat di Jalur Gaza. Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, pada Rabu (03/01), mengumumkan bahwa jumlah korban jiwa akibat pemboman Israel di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 22.313 orang dan lebih 57,296 lainnya mengalami luka-luka, di mana mayoritas korban korban jiwa pemboman Israel adalah anak-anak dan perempuan.

Israel melakukan genosida dengan melakukan pemboman secara brutal terhadap pusat-pusat pemukiman penduduk, tempat ibadah, sekolah, hingga rumah sakit.

(T.FJ/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir
Lebanon tangkap 4 agen mossad

Lebanon tangkap 4 agen mossad

Divisi informasi Kemanan Lebanon beberapa hari lalu berhasil membongkar kedok jaringan yang terdiri dari 3 orang yang diduga terlibat dengan Mossad.

Iran Tangkap 4 Kelompok Mossad yang Ingin Lakukan Aksi Teroris

Kementerian Pertahanan menjelaskan bahwa kelompok tersebut aktif di Provinsi Azerbaijan Barat, Teheran, dan Hormozgan. Kelompok ini memiliki kontak video langsung dengan agen Mossad, dinas intelijen otoritas pendudukan Israel, untuk menjelankan upaya teror dan makar terhadap pasukan dan pemerintahan Iran.