Menteri Israel Seru Jatuhkan Nuklir ke Jalur Gaza

Hal ini disampaikan Amichai Eliyahu selama kunjungan ke kota Hebron, selatan Tepi Barat. Eliyahu menunjukkan bahwa Mahkamah Internasional, yang memeriksa kasus genosida di Jalur Gaza, mengetahui pernyataannya.

BY 4adminEdited Thu,25 Jan 2024,02:58 AM

Gaza, SPNA - Menteri Warisan Israel, Amichai Eliyahu, sebagaimana dilansir Palinfo, pada Rabu (24/01/2024), menegaskan kembali sikapnya dengan menyerukan pemboman dengan menggunakan senjata nuklir di Jalur Gaza.

Hal ini disampaikan Amichai Eliyahu selama kunjungan ke kota Hebron, selatan Tepi Barat. Eliyahu menunjukkan bahwa Mahkamah Internasional, yang memeriksa kasus genosida di Jalur Gaza, mengetahui pernyataannya.

Afrika Selatan memasukkan pernyataan Eliyahu sebelumnya yang menyerukan untuk menjatuhkan senjata nuklir di Jalur Gaza sebagai seruan untuk melakukan “kejahatan genosida di Gaza”. Eliyahu pertama kali melontarkan pernyataan terkait pemboman Gaza dengan bom nuklir pada awal November lalu, di mana hal ini kemudian memancing kemarahan dalam masyarakat internasional.

Pada 29 Desember, Afrika Selatan mengajukan gugatan ke Mahkamah Internasional, menuduh Israel melakukan “kejahatan genosida” di Jalur Gaza, yang telah mengalami perang sengit selama lebih dari 3 bulan.

Pada 11 dan 12 Januari, Mahkamah Internasional di Den Haag mengadakan dua sesi dengar pendapat publik sebagai bagian pertimbangan gugatan yang diajukan oleh Afrika Selatan terhadap Israel atas tuduhan melakukan “kejahatan genosida” terhadap penduduk Palestina di Jalur Gaza.

Israel terus membombardir Jalur Gaza dan melakukan kejahatan genosida terhadap penduduk Gaza. Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza, pada Rabu (24/01), mengumumkan bahwa jumlah korban jiwa akibat pemboman Israel di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 25.700 orang dan 63.740 lainnya mengalami luka-luka, di mana mayoritas korban korban jiwa pemboman Israel adalah anak-anak dan perempuan.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza, mengatakan bahwa Israel melakukan 24 pembantaian terhadap keluarga Palestina di Jalur Gaza, yang membunuh 210 orang dan melukai 386 orang lainnya, selama 24 jam terakhir. Kementerian Kesehatan Palestina mengkonfirmasi bahwa sejumlah korban jiwa masih berada di bawah reruntuhan dan di jalan. Ambulans dan Tim SAR tidak dapat menjangkau mereka.

(T.FJ/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir

Menteri Israel Ancam Jatuhkan Bom Nuklir ke Jalur Gaza

Eliyahu juga menyuarakan keberatan atas izin bantuan kemanusiaan apa pun yang dikirim ke Jalur Gaza. Ia mengklaim bahwa semua penduduk sipil yang tinggal di Jalur Gaza pelaku peperangan. Eliyahu menolak fakta bahwa mayoritas korban jiwa berasal dari anak-anak tak berdosa dan perempuan.