Israel Blokade dan Kerahkan Alat Militernya Mendekat ke Rumah Sakit Al-Amal di Gaza

“Itu bertentangan dengan undang-undang internasional dan persetujuan Jenewa. Israel melarang pergerakan total termasuk mobil ambulans,” uebut Bulan Sabit Merah dalam pernyataannya.

BY 4adminEdited Thu,25 Jan 2024,03:29 AM

Gaza, SPNA – Militer Israel, Rabu (24/01/2024), terus melakukan blokade terhadap salah satu rumah sakit di Gaza, Rumah Sakit Al-Amal yang terletak di Khan Younis, selatan Gaza.  Dilansir dari Bulan Sabit Merah Palestina, Israek menutup total arus keluar masuk dari dan luar Rumah Sakit.

Sementara itu alat perang militer Israel terus bergerak mendekat dan melakukan sejumlah serangan ke wilayah sekitaran rumah sakit.

Dalam hal ini Bulan Sabit Merah mengatakan bahwa tindakan Israel itu jelas bertentakan dengan undang-undang internasional yang melarang penyerangan terhadap instansi kesehatan.

“Itu bertentangan dengan undang-undang internasional dan persetujuan Jenewa. Israel melarang pergerakan total termasuk mobil ambulans.” Sebut Bulan Sabit Merah dalam pernyataannya.

Sebelumnya, pada hari Selasa (23/01/2023), Kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus, menyebutkan bahwa dirinya “sangat prihatin” dengan serangan Israel yang menargetkan rumah sakit dan instansi kesehatan lainnya di Gaza.

Pernyataan tersebut disampaikan merespon laporan pertempuran di sekitar Rumah Sakit Al-Amal dan serangan Israel terhadap Rumah Sakit Al-Khair.

Untuk itu, Tedros mengulangi lagi seruannya untuk segera melakukan gencatan senjata di wilayah kantong tersebut.

“Hal ini tidak hanya membahayakan pasien dan orang yang mencari keselamatan di dalam fasilitas ini, tetapi juga mencegah orang yang baru terluka di luar rumah sakit untuk dijangkau dan menerima perawatan,” katanya dalam sebuah postingan di X.

“Ini harus berakhir,” tututpnya.

Setidaknya 25.700 orang telah tewas dan 63.740 orang terluka dalam serangan Israel di Gaza sejak 7 Oktober. Jumlah korban tewas di Israel akibat serangan Hamas 7 Oktober mencapai 1.139 orang.

(T.HN/S: Wafa)

leave a reply
Posting terakhir