Lima Relawan Internasional Tewas Dalam Serangan Terbaru Israel di Gaza

Kelompok Kemanusiaan Internasional World Central Kitchen (WCK) tempat mereka bernaung dalam postingan resminya menuliskan bahwa anggotanya tersebut tewas akibat serangan Israel.

BY 4adminEdited Tue,02 Apr 2024,07:27 AM

Gaza, SPNA – Lima relawan yang terlibat dalam misi pendistribusian bantuan untuk warga Gaza yang diblokade oleh Israel, Senin (01/04/2024), tewas akibat serangan Israel di wilayah Deir Al-Balah. Lima petugas kemanusiaan tersebut berasal dari Polandia, Australia, Inggris dan Palestina.

Kelompok Kemanusiaan Internasional World Central Kitchen (WCK) tempat mereka bernaung dalam postingan resminya menuliskan bahwa anggotanya tersebut tewas akibat serangan Israel.

“Kami mengetahui laporan bahwa anggota tim World Central Kitchen terbunuh dalam serangan IDF saat bekerja untuk mendukung upaya pengiriman makanan kemanusiaan kami di Gaza. Ini adalah sebuah tragedi.”

WCK juga menyayangkan jika ada pihak yang tidak bisa memberikan perlindungan bahkan untuk petugas kemanusiaan. “Pekerja bantuan kemanusiaan dan warga sipil JANGAN PERNAH menjadi sasaran. PERNAH.”

Namun demikian, Israel menyangkal bahwa militernyalah yang melakukan serangan tersebut.  Israel disebutkan sedang melakukan investigasi terkait serangan tersebut. "[Kami sedang] melakukan peninjauan menyeluruh di tingkat tertinggi untuk memahami keadaan."

“Pasukan Pertahanan Israel melakukan upaya ekstensif untuk memungkinkan pengiriman bantuan kemanusiaan yang aman, dan telah bekerja sama dengan WCK dalam upaya penting mereka untuk menyediakan makanan dan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat Gaza,” kata militer dalam sebuah pernyataan saluran Telegramnya pada hari Senin, seperti dikutip dari halaman CBC.CA.

Mahmoud Thabet adalah paramedis Bulan Sabit Merah Palestina yang berada di tim yang membawa jenazah ke Rumah Sakit Martir Al-Aqsa di Deir al-Balah, Gaza. Dia mengatakan kepada Associated Press bahwa para pekerja bantuan berada dalam konvoi tiga mobil yang sedang menyeberang dari Gaza utara ketika sebuah rudal Israel menghantam.

Thabet mengatakan dia diberitahu oleh staf WCK bahwa mereka berada di utara, mengoordinasikan distribusi bantuan yang baru tiba dan sedang menuju kembali ke Rafah di selatan.

Rekaman video dari rumah sakit memperlihatkan lima jenazah. Beberapa dari mereka mengenakan alat pelindung diri dengan logo badan amal tersebut.

Staf rumah sakit menunjukkan paspor tiga orang yang tewas – mereka adalah warga negara Inggris, Australia dan Polandia. Salah satu korban belum diketahui kewarganegaraannya.

(T.HN/S: Aljazeera)

leave a reply
Posting terakhir