Pertama kalinya, penerbangan komersial menuju Israel melintasi langit Arab Saudi

Tel Aviv, SPNA - Pesawat komersil terbang dari Tel Aviv melintasi langit Arab Saudi untuk pertama kalinya, Kamis (22/03/2018), ....

BY adminEdited Sat,24 Mar 2018,10:54 AM

Tel Aviv, SPNA - Pesawat komersil terbang dari Tel Aviv melintasi langit Arab Saudi untuk pertama kalinya, Kamis (22/03/2018), menandai era baru berakhirnya ketegangan politik negara tersebut dengan Israel.

Penerbangan Air India 139 lepas landas dari New Delhi dan melewati Oman sebelum melintasi perbatasan ke wilayah udara Saudi, menurut sebuah peta pelacak di situs web Flightradar24.com. Pesawat tersebut mendarat di Tel Aviv tak setelah pukul 10 malam, yang memakan waktu penerbangan selama tujuh jam.

Menteri Transportasi Israel Katz menyatakannya bahwa hal tersebut sebagai sebuah terobosan. Penerbangan itu adalah "koneksi sipil pertama dengan Arab Saudi dan negara-negara Teluk," katanya.

Penerbangan itu datang 10 bulan setelah Presiden AS Donald Trump terbang langsung dari Riyadh ke Tel Aviv di atas Air Force One dalam upayanya untuk menyelesaikan konflik 70 tahun antara Israel dan tetangga Arabnya. Pangeran Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman, melakukan kunjungan tiga minggu ke AS dan bertemu dengan Trump di Gedung Putih.

Terbang antara New Delhi dan Tel Aviv biasanya memakan waktu sembilan jam karena pesawat-pesawat diarahkan ke Laut Arab, terbang ke barat melintasi Tanduk Afrika untuk menghindari Arab Saudi dan ke utara menyeberangi Laut Merah untuk mencapai Israel. Negara Yahudi dan kerajaan Saudi tidak memiliki hubungan diplomatik.

Israel mengatakan bahwa keprihatinan bersama tentang ekspansi Iran di kawasan itu telah membantu meningkatkan hubungan dengan negara-negara Teluk dalam beberapa tahun terakhir. Tetapi negara-negara Arab telah berusaha untuk menyembunyikan kontak-kontak seperti itu dari pandangan publik. Para pejabat Saudi tidak membuat komentar publik tentang penerbangan Air India ini.

Arab Saudi masih menolak untuk mengizinkan pesawat Israel untuk terbang di atas wilayahnya dan El Al Israel Airlines telah naik banding ke Organisasi Penerbangan Sipil Internasional, mengatakan bahwa hal tersebut merupakan perlakuan diskriminatif dibandingkan dengan Air India.

(T.RA/S: Skift)

leave a reply
Posting terakhir