Gaza menerima jenazah Fadi al-Batsh

Jenazah ilmuwan Gaza Fadi al-Batsh, yang meninggal pada 21 April di Kuala Lumpur Malaysia, pada hari Kamis (26/04/2018) tiba di Rafah, penyeberangan antara Jalur Gaza dan Mesir.

BY 4adminEdited Fri,27 Apr 2018,10:14 AM

PIC - Gaza

Gaza, SPNA - Jenazah ilmuwan Gaza Fadi al-Batsh, yang meninggal pada 21 April di Kuala Lumpur Malaysia, pada hari Kamis (26/04/2018) tiba di Rafah, penyeberangan antara Jalur Gaza dan Mesir.

Dihadiri oleh para pemimpin Hamas, tokoh-tokoh nasional dan Islam serta sanak saudara, sebuah upacara besar penyambutan jenazah mendiang al-Batsh digelar.

Dalam upacara tersebut, pemimpin senior Hamas Khalil al-Hayya menuduh intelijen rahasia Israel "Mossad" bertanggung jawab atas pembunuhan tersebut.

Israel akan membayar mahal untuk kejahatannya yang mengerikan ini, katanya.

Jenazah al-Batsh dijadwalkan akan dibawa ke Gaza utara untuk dimakamkan di kampung halamannya, setelah salat Maghrib.

Al-Batsh, ilmuan yang berasal dari kota Jabalia di Jalur Gaza utara, telah tinggal di Malaysia selama sepuluh tahun, dan memperoleh gelar PhD di bidang teknik elektronik.

Sabtu lalu, dua pria dengan sepeda motor berkecepatan tinggi menembakkan setidaknya 14 peluru ke tubuh Fadi al-Batsh, seorang dosen teknik, di luar gedung apartemennya, dan seketika ia pun gugur di tempat.

Setelah koordinasi antara Hamas dan pihak berwenang Malaysia di satu sisi, dan dengan pihak berwenang Mesir di sisi lain, Hamas berhasil membawa kembali jenazahnya dari Kuala Lumpur dan menerbangkannya ke bandara Kairo, yang tiba pada Kamis pagi waktu setempat.

(T.RA/S: PIC)

 

leave a reply
Posting terakhir