Militer Israel: Dari 370 serangan rudal dari Gaza hanya 100 yang berhasil digagalkan Iron Dome

Jalur Gaza, SPNA - Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel, Avichai Adre’i menyatakan bahwa sistem pertahanan rudal IDF, hanya mampu menangkis 100 dari 370 .....

BY adminEdited Tue,13 Nov 2018,11:37 AM

Jalur Gaza, SPNA - Juru bicara Pasukan Pertahanan Israel, Avichai Adre’i menyatakan bahwa sistem pertahanan rudal IDF, hanya mampu menangkis 100 dari 370 roket yang ditembak oleh pejuang Palestina di Jalur Gaza.

“Sejak awal serangan,  Hamas dan Faksi perlawanan Gaza telah melepas 370 roket ke permukiman Israel di sekitar Gaza, hanya 100 roket yang dapat dibendung oleh Iron dome, ” ujarnya.

Sementara itu, pesawat tempur Israel sejak pagi hari masih terus melancarkan serangan udara di berbagai wilayah di Jalur Gaza.

Situasi di Gaza semakin tegang pasca operasi rahasia membunuh panglima Hamas, Qassam Noor, di Masjid Ismail Abu Shanab. Operasi tersebut berujung kontak senjata yang menewaskan satu perwira Israel dan melukai lainnya.

Sejak Senin, (12/11/2018) dini hari hingga saat ini, Pejuang Palestina di Jalur Gaza melepaskan roket ke wilayah yang diduduki Israel di sekitar Gaza untuk membalas pembunuhan petinggi Hamas dan 6 warga Palestina yang gugur di tangan IDF.  

Faksi perlawanan pagi ini juga menegaskan akan memperluas sasaran roket di wilayah yang diduduki Israel, hingga ke wilayah Ashkelon,  Bir Sabu’ dan Ashdoud.

Jalur Gaza adalah wilayah yang terisoliasi akibat blokade yang telah berlangsung selama lebih dari 11 tahun.

Di masa itu, Gaza hancur lebur akibat 3 perang besar tahun 2009, 2012 serta 2014 yang melumpuhkan seluruh sektor kehidupan di Gaza termasuk pertanian. 

Situasi ini diperparah setelah Pemerintah AS bulan lalu menghentikan donasinya terhadap Badan Bantuan PBB untuk Pengungsi Palestina UNRWA yang merupakan tulang punggung sebagian besar rakyat Gaza.

Situasi sulit ini memaksa warga Gaza menggelar aski masal “Great March of Return”, menuntut Israel untuk menghapus blokade yang membuat warga Gaza sengsara serta memulangkan pengungsi Palestina ke tanah air.

Serangan dan tindak kekerasan pasukan pertahanan Israel (IDF) terhadap warga Gaza sejak 30 Maret silam hingga saat ini diperkirakan menelan lebih dari 200 lebih korban jiwa.

Sebelumnya, pemerintah Mesir berupaya membujuk Israel dan Gaza untuk melakukan negosiasi damai. Namun upaya ini gagal Israel melakukan operasi pembunuhan petinggi Hamas kemarin.

(T.RS/S:RtArabic)

leave a reply