Bentrokan terus berlangsung, satu orang meninggal dan sembilan luka-luka di Tepi Barat

Satu warga Palestina meninggal dan puluhan luka-luka dalam sebuah konrontasi di desa Al-Mughayyir, Ramallah.

BY 4adminEdited Sun,27 Jan 2019,12:07 PM

Ramallah, SPAN - Seorang warga Palestina meninggal dan sembilan lainnya luka-luka dalam sebuah bentrokan di desa Al-Mughayyir, sebelah timur laut kota Ramallah, Sabtu (26/01/2019).

Kementerian Kesehatan Palestina dalam sebuah pernyataannya mengatakan seorang warga Palestina, Hamdi Thalib Saadah Na’san (38 tahun), sampai ke rumah sakit dalam kondisi luka serius akibat terkena peluru di bagian punggung. Ia meninggal beberapa saat setelah sampai di rumah sakit.

Kemenkes Palestina juga mengatakan terdapat sembilan warga lainnya yang luka-luka akibat bentrokan antara warga dan Militer Israel.

Sedangkan Bulan Sabit Palestina melaporkan bahwa pihaknya sempat melayani lebih dari 20 warga yang cedera.

Sumber lokal menyebutkan bahwa bentrokan tersebut disebabkan oleh warga Yahudi yang ingin memasuki wilayah tersebut di bawah perlindungan militer Israel.

Situs lokal Palestina, Palinfo, menyebutkan bahwa Hamdi meninggal terkena peluru yang ditembakkan warga Yahudi Israel. Pemerintah Israel memperbolehkan warganya menggunakan sejata dengan syarat yang mudah, atas dasar untuk melindungi diri dari aksi terorisme warga Palestina.

Saksi mata, menurut pengakuan media lokal tersebut, mengatakan bahwa warga Yahudi memaksa masuk ke desa Al-Mughayyir dari arah utara dan menembakkan peluru tajam terhadap warga Palestina.

Militer Israel membubarkan warga Palestina dengan menembakkan peluru tajam dan berlapis karet, serta melemparkan  gas air mata yang membuat puluhan warga cedera dan sesak.

Bentrokan serupa juga terjadi pada hari Jumat (25/01) ketika warga menyelenggarakan shalat Jumat di lokasi yang ingin di jadikan permukiman baru Yahudi di desa Al-Mughayyir. Dua orang diberitakan luka-luka dalam konfrontasi tersebut.

Di tempat lain, pada hari yang sama, Situs Paltimes, melaporkan seorang remaja Palestina, Aiman Akram Utsman Hamid, meninggal ditembak militer Israel di jalan 60, di utara Gaza. Jasad remaja yang berasal dari desa Silwad tersebut sempat ditahan oleh militer Israel sebelum kemudian diserahkan kepada pihak rumah sakit Palestina.

(T.HN/S: Qudspress)

leave a reply