Senator Amerika ajukan pembatalan penarikan pasukan Amerika dari Suriah

Seorang anggota Senat Amerika mengajukan perbaikan terhadap Undang-Undang Amerika terkait keamanan di Timur Tengah. Ia meminta pemeritah untuk membatalkan rencana penarikan pasukan dari Suriah dan Afganistan.

BY adminEdited Wed,30 Jan 2019,02:44 PM

Washington, SPNA -  Salah satu Senator Amerika Serikat dari partai Republik mengajukan permintaan untuk tidak mengevakuasi pasukan Amerika yang berada di Suriah dan Afganistan. Hal ini bertentangan dengan kacamata politk Donald Trump yang menginstruksikan penarikan pasukan dari kedua negara tersebut.

Mitch McConnell mengatakan dirinya telah menawarkan perbaikan terkait Undang-Undang keamanan di Timur Tengah. Ia meminta agar pasukan Amerika tetap dipertahankan di luar Amerika sampai Al-Qaeda dan ISIS benar-benar habis diberantas.

Menurutnya gerakan militan yang ada di Timur Tengah masih bersifat mengancam bagi Amerika Serikat.

“Kita memang bukan polisi dunia, akan tetapi kita adalah pemimpin dunia bebas. Dan sudah menjadi tanggug jawab Amerika Serikat untuk mempertahankan aliansi global melawan terorisme dan berdiri bersama mitra." kata McConnell dalam pidato Senat.

Belum ada informasi terkait jadwal pemungutan suara Senat terhadap Undang-Undang yang telah mengalami perbaikan tersebut. Agar UU baru tersebut dapat dilaksanakan, ia harus melalui tahap pemilihan suara Dewan Perwakilan Rakyat AS, dan ditandatangani oleh Presiden Amerika, Donald Trump.

Akhir Desember 2018 lalu, Presiden AS, Donald Trump mengumumkan akan menarik 2000 pasukannya dari utara Suriah. Penarikan tersebut atas dasar bahwa tugas Amerika untuk memerangi ISIS di Suriah telah selasai.

Situs lokal Suriah mengabarkan bahwa 600 pasukan Amerika, Minggu (27/01/2019), telah tiba di Suriah untuk membantu proses pengevakuasian.

(T.HN/S: Skynews)

leave a reply