Pejabat Palestina: Rusia mengusulkan "alternatif" untuk Deal of the Century

"Langkah Rusia mencerminkan penolakan komunitas internasional terhadap rencana Amerika," ungkap Duta Besar Palestina untuk Rusia.

BY adminEdited Thu,25 Apr 2019,10:38 AM

Moskow, SPNA - Bekerja dalam koordinasi dengan Uni Eropa (UE), Rusia mencoba "untuk mengkristalisasi sebuah visi baru untuk proses perdamaian Palestina-Israel berdasarkan pada legitimasi internasional," Duta Besar Palestina untuk Rusia, Abdel Hafiz Nofal, mengumumkan, Rabu *24/04/2019).

Berbicara kepada stasiun radio Voice of Palestine, Nofal menjelaskan bahwa usulan Rusia akan menjadi "alternatif" dari Deal of the Century yang diperantarai AS.

"Langkah Rusia mencerminkan penolakan komunitas internasional terhadap rencana Amerika," tambahnya.

Pejabat Palestina mendesak Moskow "untuk memperkenalkan mekanisme yang diperlukan untuk implementasi usulannya."

Sejak menjabat pada tahun 2017, Presiden AS Donald Trump telah menggembar-gemborkan "Deal of the Century," di mana menantunya Jared Kushner dan utusan khususnya untuk Timur Tengah Jason Greenblatt, bekerja keras untuk rencana tersebut.

Berdasarkan rencana itu, Israel akan mendapatkan kontrol keamanan atas Tepi Barat, yang merupakan wilayah pendudukan, menurut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Yerusalem tetap menjadi jantung dari konflik Timur Tengah yang telah berlangsung beberapa dasawarsa. Warga Palestina berharap Yerusalem Timur - yang diduduki oleh Israel sejak 1967 - suatu hari nanti dapat berfungsi sebagai ibu kota negara Palestina.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply