Iran ancam keluar dari perjanjian nuklir

Akibat tekanan berat Washington, Iran mengancam untuk keluar dari perjanjian nuklir. Iran menyebut Uni Eropa tidak sanggup melindungi Iran dari tekanan luar.

BY adminEdited Mon,29 Apr 2019,02:45 PM

Taheran, SPNA - Menteri Luar Negeri Iran, Muhammad Jawad Dharif, Minggu (28/04/2019), mengatakan keluarnya Iran dari perjanjian nuklir merupakan salah satu solusi yang sedang dipertimbangkan oleh pemerintah Iran.

Dharif mengatakan, “Iran mempunyai banyak pilihan solusi, keluar dari pernjanjian nukilir adalah salah satu pertimbangan tersebut.”

Pernyatan itu merupakan respon Iran pasca penambahan hukuman terbaru Amerika terhadap Iran. Iran menganggap Uni Eropa tidak sanggup melindungi Iran dari tekanan Amerika.

Bahram Al-Qasami, Duta Besar Iran di Paris, mengatakan pihak Eropa sampai saat ini tidak berdaya untuk mengaplikasikan janjinya terkait kerjasama nuklir.

Uni Eropa pernah berjanji akan menjaga perjanjian nukilir tersebut dari berbagai ancaman. Namun menurut Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani, Uni Eropa sampai saat ini belum melakukan usaha apapun.

Iran telah beberapa kali mengancam keluar dari perjanjian nuklir. Mereka menilai tidak ada perubahan signifikan dalam bidang ekonomi Iran dari perjanjian internasional tersebut.

Hukuman terbaru Amerika adalah mencabut izin dari beberapa negara yang pernah diberikan pengecualiaan untuk mengimpor minyak dari Iran.

(T.HN/S: Qudspress)

leave a reply