Otoritas Palestina gagalkan rencana aksi bom bunuh diri oleh pendukung ISIS

Seorang pejabat Palestina yang tidak disebutkan namanya menerangkan kepada Yediot Ahronot, bahwa Bashir ditangkap karena memiliki  hubungan dengan sejumlah pihak yang memiliki kedekatan dengan ISIS  serta  berencana melakukan aksi bom bunuh diri.

BY adminEdited Sun,26 May 2019,02:46 PM

Bethlehem, SPNA - Otoritas Palestina dilaporkan berhasil menggagalkan serangan bom bunuh diri di Israel yang direncanakan seorang  pendukung ISIS.

Yediot Ahronot, Minggu (26/05/2019) menyebutkan bahwa seorang wanita muda Palestina berasal dari Qalqiliya dan berprofesi sebagai guru Al-Quran berencana melakukan bom bunuh diri sebelum akhirnya digagalkan Dinas Keamanan Palestina.

“Dinas Keamanan Palestina dua minggu lalu menangkap Ala’ Bashir, gadis Palestina berusia 23 tahun dari desa Jinsafut, Qalqiliya, dan bekerja sebagai guru di sekolah Alquran.”

Menurut surat kabar Israel tersebut, penangkapan seorang wanita Palestina oleh Dinas Keamanan Pemerintah Palestina adalah kasus yang jarang terjadi dan biasanya akan disusul kampanye di jejaring sosial menyerukan pembebasan tahanan tersebut.

“Dalam kasus penangkapan Ala’ Bashir, Pemerintah Palestina hanya membuat pernyataan yang samar-samar tanpa rincian jelas.’’

Seorang pejabat Palestina yang tidak disebutkan namanya menerangkan kepada Yediot Ahronot, bahwa Bashir ditangkap karena memiliki  hubungan dengan sejumlah pihak yang memiliki kedekatan dengan ISIS  serta  berencana melakukan aksi bom bunuh diri.

Bashir juga mengaku melakukan kontak dengan dengan sejumlah pihak di Suriah dan Gaza, melalui aplikasi Telegram, mempelajari cara membuat bahan peledak untuk melakukan aksi bom bunuh diri di wilayah yang diduduki Israel.

Tahun lalu, Dinas Keamanan Palestina dilaporkan telah menggagalkan sejumlah serangan menargetkan IDF  dan penduduk Israel.

Palestina juga menemukan lokasi penyimpanan bahan peledak serta menangkap sejumlah pihak yang merencanakan serangan menargetkan Israel.

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply