Pemukim ilegal Israel bakar 1000 pohon zaitun milik warga Palestina Neblus

Belum genap satu hari warga Palestina Neblus merayakan Idul Fitri 1440 H, warga Yahudi Ilegal Israel, Rabu (05/06/2019),kembali menularkan kerugian dengan membakar lebih dari 1000 batang pohon zaitun yang telah berumur puluhan tahun. Hal tersebut merupakan bagian dari usaha Israel untuk menguasai tanah penduduk.

BY adminEdited Fri,07 Jun 2019,10:37 AM

Palinfo - Tepi Barat

Tepi Barat, SPNA – Warga Yahudi ilegal kembali membakar perkebunan milik penduduk asli Palestina Tepi Barat.Kebakaran disengaja yang tejadi di Desa Jalud, selatan Neblus tersebut menghanguskan lebih dari seribu batang zaitun.

Berdasaran pengakuan saksi mata, sebelum membakar perkebunan warga, 12warga Yahudi ilegalitu juga menyerang kompleksekolah menengah Jalud. Lemparan batu membuat kaca jendela kelas dan kantin pecah.

Pohon zaitun yang terbakar akibat ulah usil warga Yahudi tersebut rata-rata telah berumur 65 tahun, milik belasan warga Palestina.

Salah satu warga yang dihubungi media memperlihatkan foto lahan perkebunannya yang telah hangus dilahap si jago merah.

Pegiat media sosial dari desa Jalud menuliskan bahwa kejadian seperti itu sudah sering dilakukan oleh warga Yahudi yang tinggal dipermukiman ilegal Tepi Barat. Aksi bejat tersebut berlangsung di bawah pengawasan militer Israel.

Pernyataan ini dikuatkan oleh Abdullah Haj Muhammad, Kepala Kemukiman Jalud. Warga Yahudi tersebut telah terbiasa mencuri harta benda milik warga Palestina. Mereka sering melakukan perusakan terhadap tanaman milik warga, ketika masa tanam atau sebelum musim panen. Mereka juga mencuri tanah dalam jumlah besar untukuntuk membuat taman di depan rumah masing-masing.

Aksi warga Yahudi tersebut merupakan politik yang sengaja dilakuan, untuk menggangu petani, agar mereka lahan pertanian. Selanjutnya perkebunan tersebut akan dikuasai oleh Israel.

(T.HN/S: Palinfo)

leave a reply