Setelah melaksanakan operasi terhadap 32 pasien, Delegasi dokter Chili meninggalkan Gaza

Kementerian Kesehatan Gaza dalam keterangannya, Minggu (28/07/2019) mengatakan bahwa tim medis Chili berhasil didatangkan ke Jalur Gaza setelah Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Lembaga Koordinasi Bantuan Palestina melakukan berbagai upaya untuk mendatangkan mereka.

BY adminEdited Tue,30 Jul 2019,01:53 PM

Jalur Gaza SPNA - Delegasi Dokter  Spesialis Ortopedi khusus anak dari Chili mengakhiri tugasnya setelah melaksanakan 32 operasi bedah yang rumit di Rumah Sakit Eropa,  Khan Younis, Jalur Gaza bagian selatan.

Kementerian Kesehatan Gaza dalam keterangannya, Minggu (28/07/2019) mengatakan bahwa tim medis Chili berhasil didatangkan ke Jalur Gaza setelah Kementerian Kesehatan bekerja sama dengan Lembaga Koordinasi Bantuan Palestina melakukan berbagai upaya untuk mendatangkan mereka.

Undangan terhadap dokter dari Chili demi meringankan penderitaan rakyat Gaza yang hidup dalam blokade, khususnya setelah Israel menolak izin bagi sebagian besar pasein Gaza yang dirujuk ke Tepi Barat.

Menurut keterangan, Dr. Jamal Abu Hilal, delegasi dokter Chili tinggal di Gaza selama seminggu dan telah melakukan pemeriksaan terhadap 85 pasien kemudian melakukan operasi terhadap pasien yang menderita penyakit langka dan rumit.

“Kunjungan tenaga medis profesional seperti ini sangat penting bagi Gaza selain mengutungkan calon-calon dokter yang belajar dari mereka juga dapat membantu pasien menjalani perawatan tanpa harus menunggu izin berobat ke luar Gaza, ‘’ ujar  Kepala Departemen Bedah Saraf di Rumah Sakit Gaza Eropa tersebut. 

Dil lain pihak Dr. Lotalu Campos mewakili delegasi Dokter Chili mengatakan sangat senang dapat berada di Jalur Gaza demi melayani rakyat Palestina untuk ketiga kalinya. “Selama bertahun-tahun saya telah melakukan operasi untuk anak-anak yang menderita kelumpuhan otak dan penyakit berat lainnya.”

Campos juga memuji staf medis lokal Jalur Gaza serta kemampuan sektor kesahatan Gaza dalam memberikan pelayanan maksimal terhadap pasein meskipun di tengah blokade Israel.

(T.RS/S:Palinfo)

leave a reply