Pompeo ajak Inggris ambil langkah lebih tegas terkait Iran

Amerika Serikat mengajak Inggris untuk mengambil langkah tegas dalam menghadapi Iran. Namun demikian kabarnya Inggris tetap komitmen untuk merawat perjanjian nuklir dengan Iran.

BY adminEdited Thu,08 Aug 2019,12:10 PM

Arabic.Rt - Washington

Washington, SPNA – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, pasca pertemuannya  dengan Menlu Inggris, Dominic Raab, mengatakan bahwa Washington menginginkan Inggris mengambil langkah yang lebih tegas terkait hukumannya terhadap Iran.

Dalam wawancara pers bersama Raab, Rabu (07/08/2019), Pompeo mengatakan bahwa negaranya siap membantu Inggris untuk melawan Iran.

Selain itu, Pompeo juga mengucapkan terimakasih untuk Pemerintah Inggris yang telah bergabung dalam Koalisi maritim untuk menjaga keamanan jalur laut di Selat Hormuz. Amerika menuduh Iran sebagai dalang di balik serangan terhadap kapal-kapal tanker yang melintas di Selat tersebut.

“Saya rasa kalian sangat mengerti akan pentingnya keamanan maritim untuk melawan serangan ilegal.” Sebut Pompeo.

Di pihak lain, Rabb mengatakan bahwa negaranya memang berkeinginan untuk menghentikan ketegangan yang sedang berlangsung di wilayah teluk.

Namun demikian, terkait kesepakatan nuklir dengan Iran, Rabb mengonfirmasikan bahwa Inggris masih ingin bertahan dalam perjanjian tersebut.

Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz, Selasa (06/08/2019), mengumumkan bahwa negara Zionis tersebut akan bergabung bersama Amerika Serikat dan Inggris dalam koalisi maritim untuk keamanan transportasi laut.

Koalisi maritim ini bermula dari ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat yang pertama kali berlangsung saat Donald Trump keluar dari kesepakatan Nuklir Iran secara sepihak pada tahun 2018. Selanjutnya Amerika terus menekan Iran dengan memberikan berbagai hukuman secara bertahap.

Selain terlibat perang urat saraf dengan Amerika, saat ini Iran juga sedang bermasalah dengan Inggris. Hal tersebut dipicu oleh penyitaan salah satu kapal tanker Iran di Laut Gibraltar oleh Inggris.

Untuk membalas perlakuan Inggris tersebut, Iran kemudian balik menahan kapal pengangkut minyak Inggris saat sedang melintas di perairan Hormuz.

Pasca kejadian tersebut, Amerika Serikat kemudian mengajak beberapa negara untuk membentuk kekuatan laut, demi mengamankan jalur pengiriman minyak di laut Teluk.

Disebutkan bahwa Selat Hormus mempunyai peran penting bagi negara pengimpor minyak dari negara teluk. Sepertiga minyak dunia di angkat melalui Selat tersebut.

(T.HN/S: Arabic.Rt)

leave a reply