Dewan Perwakilan Yordania meminta pemerintah usir Duta Besar Israel

Dewan Perwakilan Yordania mengadakan pertemuan dadakan menanggapi eskalasi militer Israel di Masjid Al-Aqsa. Sebelumnya, Kemenlu Yordania juga telah memanggil Duta Besar Israel untuk dimintai klarifikasi.

BY adminEdited Tue,20 Aug 2019,02:11 PM

Palinfo - Amman

Amman, SPNA - Dewan Perwakilan Yordania, Senin (19/08/2019), meminta pemerintah untuk mengusir Duta Besar Israel yang berada di Amman dan menarik Duta Besar mereka dari Tel Aviv. Sebuah instruksi yang berarti pemutusan hubungan diplomatik dengan Israel. Pernyataan ini merupakan protes terhadap penodaan terhadap Al-Aqsa.

Dilansir dari situs lokal Palestina, Palinfo, Dewan Perwakilan Yordania melakukan pertemuan dadakan untuk membahas pernistaan militer Israel terhadap Masjid Al-Aqsa.

Mereka juga mendesak pemerintah untuk membawa kejahatan Israel tersebut dalam setiap forum internasional yang dihadiri. Serta meminta Liga Arab dan Dewan Keamanan PBB turun tangan untuk menghentikan tindakan semena-mena Israel.

Beberapa hari lalu, Menteri Keamanan Lokal Israel, Gilad Erdan, memberikan instruksi agar dibukakan akses bagi warga Yahudi yang ingin beribadah di Al-Aqsa.

Sementara itu, Kementerian Luar Negari Yordania, Minggu (18/08/2019), telah memanggil Duta Besar Israel di Amman  untuk menyampaikan kecamannya. Pemerintah Yordania meminta Israel untuk menghentikan setiap tindakan semena-mena di Masjid Al-Aqsa.

Kemenlu Yordania juga meminta Israel untuk tidak menghalangi umat Muslim Yerusalem yang ingin melaksanakan shalat di Masjid Al-Aqsa.

Berawal dari permintaan golongan Yahudi Ekstrem untuk mendatangi Al-Aqsa pada hari pertama Idul Adha, militer Israel membubarkan warga Palestina yang sedang melaksanakan shalat di Al-Aqsa.

Tidak kurang dari enam puluh warga terluka dalam insiden tersebut.

Kamis (15/08/2019) lalu, Militer Israel juga menembak mati dua remaja Palestina di salah satu pintu menuju Al-Aqsa. Keduanya diklaim berusaha menikam polisi Israel yang sedang bertugas.

Media lokal Palestina menyebutkan bahwa motif di balik aksi heroik remaja Palestina tersebut, adalah kemarahan atas penodaan Al-Aqsa.

(T.HN/S: Palinfo)

leave a reply
Posting terakhir