PBB desak pemulangan jasad prajurit Israel yang disandera di Gaza

Hadar Goldin diklaim berhasil ditahan oleh pejuang Palestina di Rafah, saat ikut terlibat dalam agresi militer Israel ke Gaza, tahun 2014 lalu. Tidak diketahui apakah prajurit Israel tersebut masih hidup atau telah tewas sejak pertama kali ditangkap.

BY adminEdited Sat,24 Aug 2019,12:14 PM

New York

New York, SPNA – Sekretaris Jenderal PBB, António Guterres, mendesak pemulangan jasad prajurit Israel di disandera di Gaza. Ia meminta proses tersebut dapat berlangsung mudah tanpa syarat.

Pernyataan tersebut disampaikan di Markas Besar PBB, New York, Kamis (22/08/2019), saat bertemu dengan ayah dari salah satu prajurit Israel (Hadar Goldin) yang ditahan oleh Hamas di Gaza.

Dalam pertemuan tersebut, Guterres mengatakan ia akan memberi instruksi kepada utusannya di Timur Tengah, Nickolay Mladenov, untuk menjalankan keputusan PBB nomor 2474, yang mewajibkan pelepasan tahanan Israel sebagai syarat dari setiap agenda perdamaian yang ingin dibangun.

Ia juga akan mengangkat topik tersebut dalam pertemuan Majelis Umum PBB bulan depan.

Sementara itu, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu di mata keluarga prajurit Israel dianggap lemah dan tidak peduli dengan permintaan mereka.

Hadar Goldin diklaim berhasil ditahan oleh pejuang Palestina di Rafah, saat ikut terlibat dalam agresi militer Israel ke Gaza, tahun 2014 lalu.

Terdapat juga kabar simpang siur apakah prajurit Israel tersebut masih hidup atau telah tewas sejak pertama kali ditangkap.

Namun demikian pernyataan Sekjen PBB ini dianggap tidak adil dan miris. Bagaimana tidak, ketika ia begitu semangat memperjuangkan nasib seorang prajurit Israel, di saat yang sama ternyata terdapat 5.700 tahanan Palestina yang mendekam di penjara Israel, namun ia lupa menyebutnya.

Tidak hanya itu, otoritas Israel juga menyita ratusan jasad warga Palestina yang telah mereka bunuh. Sebagian mereka telah di kuburkan tanpa pemberitahuan kepada pihak keluarga, dan sebagian lainnya mereka simpan dalam peti es di penjara Israel.

(T.HN/S: Palsawa)

leave a reply
Posting terakhir