Petugas medis Palestina, Mohammad Al-Hissi raih penghargaan tertinggi dari Bulan Sabit Merah

Selain “Florence Nightingale”, Mohammad Al-Hissi juga telah menerima penghargaan Rufaida Al-Islamia pada tahun 2017.

BY adminEdited Mon,26 Aug 2019,02:06 PM

Jalur Gaza

Jalur Gaza, SPNA – Bulan Sabit Merah (ICRC) memberikan medali “Florence Nightingale” kepada  Mohammed al-Hissi.

Medali tertinggi ICRC tersebut diberikan kepada Al-Hissi sebagai penghargaan atas jasa dan pengabdiaannya dalam kemanusiaan.

Acara penghargaan tersebut dilaksanakan di Gedung ICRC,  Gaza bagian barat dan dihadiri delegasi ICRC Daniel Duvillard serta Kepala ICRC Palestina, Younis al-Khatib, Minggu (25/08/2019).

Duvillard menyatakan  kekagumannya atas komitmen yang luar biasa dari ICRC Palestina yang terus mengabdi untuk kemanusiaan meskipun  nyawa mereka terancam.

Mohammad Al-Hissi adalah petugas medis Palestina yang dijuluki “lelaki berlengan besi.” Hal ini karena dirinya terpaksa memakai pen besi yang menghubungkan bahu dan lengan bagian kanan setelah ditembak pasukan Israel saat mengobati warga yang terluka pada tahun 2001 silam.

Meskipun dalam masa penyembuhan dan masih memakai pen namun Al-Hissi tidak berhenti mengabdi.

 Atas dedikasinya tersebut, 2017 lalu bapak dua anak ini dianugerahi penghargaan Rufaida Al-Islamia disusul penghargaan “Florence Nightingale” tahun 2019.

 Florence Nightingale diberikan setiap dua tahun sekali kepada petugas medis yang berani dan memberikan pengabdian luar biasa.

Pada tahun 2019, Florence Nightingale diberikan kepada 29 perawat terhormat dari 19 negara.

Florence Nightingale sendiri diambil dari nama seorang perawat Italia yang berkontribusi mengobati tentara dalam Perang Krimea tahun 1850-an.

Dijuluki sebagai pelita, karena wanita ini mencari tentara yang terluka di malam hari dengan lampu pelita untuk menyelamatkan hidup mereka.

(T.RS/S:Palinfo)

leave a reply