Seorang warga Gaza meninggal akibat ditembak pasukan Israel

Badruddin Abu Mousa, asal Khan Younis, adalah salah satu dari 75 warga Palestina yang terluka dalam aksi demonstrasi di perbatasan Gaza, Sabtu (31/08/2019).

BY adminEdited Sun,01 Sep 2019,12:59 PM

Jalur Gaza

Jalur Gaza, SPNA – Seorang warga Palestina, Badruddin Abu Mousa asal Khan Younis meregang nyawa akibat luka tembak, Sabtu (31/08/2019).

Pria 25 tahun tersebut meninggal dunia setelah ditembak pasukan Israel saat ikut serta dalam demonstrasi damai di perbatasan Gaza, Jum’at.

Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza melaporkan bahwa 75 warga Palestina luka-luka, 42 diantaranya ditembak peluru tajam, Badruddin adalah salah satu dari mereka.

Dilansir Rt Arabic, Kementerian Kesehatan menambahkan bahwa 18 korban luka-luka adalah wanita dan remaja dibawah umur. Selain itu Israel juga merusak dua ambulans.

Tentara pendudukan Israel (IDF) dilaporkan menembaki warga sipil yang mendatangi lokasi perbatasan timur Gaza untuk berpartisipasi dalam demonstrasi menuntut penghapusan blokade terhadap Gaza.

Menurut keterangan Maannews, demonstrasi di gelar di beberapa  titik di Jalur Gaza, dimulai dari Rafah dan Khan Younis, Jalur Gaza selatan, lalu El-Bureij di Jalur Gaza tengah dan Jabaliya di Jalur Gaza utara.

Blokade terhadap Gaza sudah berlangsung sejak Hamas memenangkan pemilu 2007 silam. Sejak saat itu seluruh akses keluar masuk Gaza ditutup. Akibatnya, sektor perekonomian Gaza lumpuh total dimana lebih dari setengah warganya menganggur. Gaza juga menghadapi krisis listrik dan air.

Lebih dari itu, rakyat Gaza juga menghadapi 3 perang besar, dan serangan yang dapat terjadi kapan saja. Gaza berubah menjadi penjara terbesar di dunia, seperti disebut Guru Besar ilmu sejarah Oxford, Profesor Avi Shlaim.

Situasi Gaza mencekam ini membuat Sekjen PBB mengatakan bahwa Gaza akan menjadi wilayah tak layak huni tahun 2020 mendatang.

Karena itu warga Gaza terpaksa melakukan demonstrasi setiap pekan untuk menuntut Israel agar menghapus blokade.

Sejak 30 Maret 2018 ribuan warga Gaza setiap pekannya berdemonstrasi di perbatasan Gaza. Aksi tersebut dikenal dengan “Aksi kembali ke tanah air”.

Sampai saat ini jumlah warga Palestina yang gugur akibat ditembak pasukan Israel dalam aksi tersebut mencapai  2.320 jiwa dan lebih  11.500 lainnya luka-luka.

(T.RS/S:Palinfo)

leave a reply