Balas Serangan Roket Hamas, IDF Gempur Gaza dari Udara

IDF mengklaim bahwa Pejuang melepas lima roket ke arah Israel. Karena itu IDF memutuskan melakukan serangan balasan dengan menargetkan lokasi Hamas di Jalur Gaza utara.

BY adminEdited Sat,07 Sep 2019,02:24 PM

Jalur Gaza

Jalur Gaza, SPNA – Israel kembali melancarkan serangan udara di Jalur Gaza. Pesawat tempur Israel, Sabtu pagi (07/09/2019), dilaporkan membombardir Beit Hanoun Timur, Gaza bagian timur dan di Beit Lahia, Jalur Gaza utara.

Dilansir Maannews, pihak Israel mengklaim bahwa serangan tersebut dilakukan untuk membalas serangan roket pejuang Gaza yang jatuh di dekat permukiman Israel.

IDF melaporkan, Jumat malam bahwa pejuang Palestina melepas lima roket ke arah Israel. Karena itu IDF memutuskan melakukan serangan balasan  dengan menargetkan lokasi Hamas di Jalur Gaza utara.

Serangan terhadap Gaza terjadi setelah aksi demonstrasi Great March of Return di perbatasan, di mana dua warga Palestina terbunuh dan puluhan lainnya luka-luka, Jumat (06/09/2019), akibat dianiaya pasukan Israel.

Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza melaporkan bahwa korban jiwa bernama Ali Sami Ali al-Ashqar (17) tahun serta Khaled Abu Bakr al-Rubai (14).

Kemenkes Gaza juga mengumumkan bahwa 76 warga lainnya menderita luka-luka, 46 diantaranya ditembak peluru tajam. 

Sejak 12 tahun lalu Israel menutup akses keluar masuk ke Gaza. Blokade terhadap wilayah selatan Palestina tersebut berhasil merusak sistem perekonomian di Gaza. Hampir setengah warganya hidup miskin dan pengangguran. Mereka hanya menggantungkan hidup dari bantuan kemanusiaan.

Gaza juga mengalami masalah medis serta pencemaran lingkungan akibat krisis listrik.

Melihat Gaza yang hancur akibat blokade, Sekjen PBB memprediksi bahwa lokasi ini akan menjadi wilayah tak layak huni 2020 mendatang.

Akibatnya warga dan pejuang Gaza melakukan perlawanan baik dalam bentuk serangan roket atau demonstasi damai.

Demonstrasi Great March of Return sendiri telah dimulai sejak 30 Maret 2018 menuntut Israel menghapus blokade terhadap Gaza dan memulangkan kembali pengungsi Palestina.

Sejak digelar setahun lalu sampai saat ini, tercatat 327 warga Palestina meninggal dunia akibat ditembak pasukan Israel sementara 31.000 lainnya luka-luka.

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply