Iran Keluar dari Perjanjian Nuklir Tahap Ketiga

Langkah ini sebagai tanggapan atas pelanggaran Washington atas perjanjian itu

BY adminEdited Sat,07 Sep 2019,02:55 PM

Tehran

Tehran, SPNA - Juru bicara Organisasi Energi Atom Iran Behrooz Kamalundi mengatakan bahwa terhitung sejak hari Jumat (06/09/2019) negaranya mulai menerapkan langkah untuk mengurangi komitmennya terhadap kesepakatan nuklir tahap ketiga.

Kamalundi menjelaskan dalam sebuah pernyataan pers, Sabtu (07/09/2019), bahwa keluarnya Iran dari belenggu perjanjian nuklir tahap ketiga ini datang sebagai tanggapan atas pelanggaran Washington atas perjanjian itu.

Dia mengatakan, "Perjanjian nuklir kami telah dilanggar oleh Amerika dengan menarik diri secara sepihak. Kami memutuskan untuk menciptakan keseimbangan sampai pihak lain kembali berkomitmen dengan perjanjian itu.”

Kamalundi menegaskan bahwa Iran sekarang ini tidak lagi dibatasi dengan peraturan apapun terkait pengayaan uranium. "Kami sedang dalam perjalanan untuk mencapai proporsi pengayaan yang kami cita-citakan," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa aktivitas pengayaan uranium tersebut semata-mata untuk keperluan negara.

Instruksi untuk keluar dari kesepakatan Nuklir tersebut diucapkan langsung oleh Presiden Iran, Hassan Rouhani, pada hari Rabu lalu (04/09/2019).

Namun demikian pengembangan nuklir Iran tersebut disebutkan akan tetap berjalan sesuai dengan undang-undang yang ada.

(T.HN/S: RT. Arabic)

leave a reply