Netanyahu bersedia tinggalkan dunia politik jika kasus korupsinya dihapuskan

[Perdana Menteri Israel empat kali Benjamin Netanyahu mengungkapkan kemungkinan dirinya untuk pensiun dari dunia politik. Hal tersebut menyusul kekalahannya dalam pemilu ulang beberapa hari lalu.]

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,21 Sep 2019,11:21 AM

Tel Aviv, SPNA – Media Israel membeberkan rahasia kemungkinan menepinya Netanyahu dari panggung politik. Netanyahu dikabarkan bersedia melakukannya jika pemerintah mencabut gugatan korupsi terhadapnya.

Wartawan dari salah satu stasiun televisi Israel, Channel 13, Raviv Drokar, mengatakan Perdana Menteri Israel tersebut telah mempelajari rencana itu sejak beberapa bulan terakhir. Netanyahu sedang mempersiapkan tawarannya yang akan diajukan kepada Presiden Israel, Reuven Rivlin.

Masih menurut Drokar, dalam berkas kasus korupsi yang menjerat Netanyahu termaktup bahwa dirinya bisa saja menghindari sidang perkara tersebut dengan syarat ia harus meninggalkan dunia politik.

Sumber dekat Bibi (panggilan akrab Netanyahu) menyebutkan bahwa PM Israel tersebut berusaha keras untuk mendapatkan persetujuan dari Presiden Israel.

Hasil pemilu Knesset yang baru saja berlangsung di Israel 17 September beberapa hari lalu, tidak terlalu baik untuk Netanyahu. Ia bahkan kalah satu kursi dari pesaing beratnya Benny Gantz. Ini bisa menjadi sinyal bahwa karir politik Netanyahu telah habis.

Kabar lengsernya Netanyahu sedikit membawa angin gembira bagi pihak Palestina. Mahmud Abbas, Presiden Palestina, pada pemilu Israel April lalu mengatakan bahwa kemungkinan damai mungkin saja terjadi jika Netanyahu tidak terpilih kembali.

Sejak Netanyahu berkuasa untuk kedua kalinya dari tahun 2009 sampai 20018, ia telah membangun sebanyak 19336 hunian baru ilegal untuk warga Yahudi.

Sebelumnya Netanyahu pernah menjabat  sebagai Perdana Menteri pada tahun 1996 sampai 1999.

(T.HN/S: Qudsn)

leave a reply