Dewan Gereja Afrika Selatan Umumkan ‘Perang’ terhadap Produk Israel

Dukungan terhadap pembebasan Palestina terus berdatangan dari dunia internasional. Kali ini dukungan diberikan oleh Dewan Gereja Anglican Afrika Selatan.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,01 Oct 2019,02:26 PM

Johannesburg, SPNA – Dewan pembuat keputusan tertinggi Gereja Anglican Afrika Selatan (ACSA) mengambil kebijakan untuk mendukung gerakan pemboikotan produk Israel (BDS). Mereka juga akan menarik sejumlah investasi dari  negara Yahudi tersebut.

Keputusan itu di ambil dalam Sinode (Sidang Majelis) Gereja yang diadakan setiap tiga tahun sekali di Johannesburg, Minggu (29/09/2019). Hasil kesepakatan bersama ini juga berarti suara seluruh umat kristen Afrika Selatan, Namibia, Lesotho, Eswatini, Mozambique, Angola dan Saint Helena.

Dalam surat keputusan itu disebutkan bahwa kondisi yang berlaku di 'Tanah Suci" (Palestina) membutuhkan perhatian Gereja. Karena di sanalah Al-Masih lahir dan disalib.

“Terdapat persamaan antara apartheid yang terjadi di Afrika Selatan dan apa yang terjadi di Palestina saat ini. Dalam beberapa kasus bahkan situasi di sana dapat digambarkan lebih buruk daripada apartheid.” Demikian tertera dalam surat keputusan.

Duta Besar Palestina untuk Afrika Selatan, Hasyim Ad-Dajani, mengatakan bahwa permintaan warga Palestina saat ini sangatlah sederhana. Warga hanya menginginkan kedamaian, kebebasan, keadilan dan penghormatan.

Hasyim menyebutkan bahwa keputusan gereja tersebut penting untuk menekan Israel agar mematuhi peraturan internasional dan menghentikan penjajahan. Organisasi lain juga dihimbau untuk mengambil langkah yang sama.

"Sudah saatnya untuk menghentikan penjajahan Israel dan berusaha demi pembebasan Palestina. Geraja Anglican akan terus komitmen mendukung warga Palestina."Kata Uskup Anglican di Namibia,  Luke Batu.

(T.HN/S Palinfo)

leave a reply