Pemukim Ilegal Israel Serang 3 Anak Palestina di Hebron

Perlakuan pemukim ini merupakan upaya untuk memaksa keluarga ketiga anak itu agar meninggalkan rumah mereka.

BY adminEdited Fri,04 Oct 2019,11:23 AM

Hebron

Hebron, SPNA - Sekelompok pemukim ilegal Israel memukuli tiga anak Palestina di Tel Rumeida, dekat pemukiman ilegal Ramat Yeshai , Hebron yang diduduki pada hari Selasa (01/10/2019).

Sumber-sumber lokal mengatakan, "Kelompok pemukim menyerang tiga putra Tayseer Abu Eisha, yang berusia antara 11 dan 13 tahun," di depan rumah mereka.

Rumah Abu Eisha terletak di dalam perbatasan permukiman ilegal. Keluarganya terus-menerus dilecehkan dan diserang oleh pemukim ilegal yang tinggal di daerah itu. Perlakuan pemukim ini merupakan upaya untuk memaksa keluarga Abu Eisha agar meninggalkan rumah mereka.

Pasukan Pendudukan Israel kerap memberikan perlindungan atas tindak kriminal yang dilakukan para pemukim. Pada hari Selasa (01/10/2019), di kota Nablus yang diduduki, pasukan pendudukan Israel menangkap 13 warga Palestina dan mengklaim bahwa mereka berpartisipasi dalam aksi perlawanan rakyat terhadap para pemukim.

Awal tahun ini, Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) mencatat bahwa "sejak awal 2019, rata-rata serangan pemukim terjadi setiap dua pekan." Akibatnya, "korban dari warga Palestina atau kerusakan harta benda tidak bisa dihindari." Setidaknya, "terjadi peningkatan 40 dan 133 persen, dibandingkan dengan rata-rata dua mingguan pada 2018 dan 2017."

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply