UNICEF: 92% Bayi di Yaman Lahir dengan Berat Badan di Bawah Normal

Angka ini sangat kontras dengan persentase anak-anak di seluruh dunia yang mencapai 29 persen pada periode yang sama antara 2010-2018.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,16 Oct 2019,01:05 PM

New York, SPNA - Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) merilis laporan pada hari Selasa (15/10/2019) yang menyebutkan bahwa hampir semua bayi di Yaman terlahir dengan berat badan di bawah normal. Dalam kasus ini, anak-anak Yaman mencapai angka 92 persen, yang sangat kontras dengan persentase anak-anak di seluruh dunia yang mencapai 29 persen pada periode yang sama antara 2010-2018.

Menurut badan PBB, secara global, satu dari tiga anak di bawah usia lima tahun kekurangan gizi atau kelebihan berat badan.

"Jika anak-anak makan yang buruk, mereka akan hidup dengan buruk," kata Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore.

Ia menambahkan, "Kita kehilangan alasan dalam perjuangan untuk mewujudkan diet yang sehat."

Sebanyak 149 juta anak dari negara-negara miskin, mengalami kondisi klinis yang mengganggu perkembangan otak dan tubuh mereka. Sementara untuk anak-anak pra-sekolah di Yaman, angka ini mencapai 46 persen, berdasarkan data yang dikumpulkan antara 2013-2018, dibandingkan dengan 22 persen angka global pada periode yang sama.

Yaman telah hidup dalam peperangan, di mana PBB menggambarkannya sebagai situasi krisis kemanusiaan terburuk di dunia.

Bulan lalu, UNICEF juga mengungkapkan bahwa dua juta anak Yaman tetap tidak bersekolah dan hampir setengah juta anak putus sekolah sejak konflik meningkat akibat serangan udara koalisi atas negara itu.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply