Yordania Tarik Duta Besarnya dari Israel

Pemerintah Yordania memutuskan untuk menarik Duta Besarnya dari Israel sebagai bentuk protes terhadap penangkapan dua warganya. Israel juga diminta bertanggung jawab atas keselamatan dua tahanan Yordania tersebut.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,30 Oct 2019,11:42 AM

Amman, SPNA – Menteri Luar Negeri Yordania, Aiman Safdi, mengatakan bahwa pemerintahnya telah memanggil kembali Duta Besar Yordania untuk Israel. Aksi tersebut sebagai bentuk protes terhadap penangkapan dua warga Yordania oleh militer Israel.

Dalam sebuah status Twitter-nya, Safdi mengatakan bahwa Otoritas Israel bertanggung jawab penuh terhadap kondisi kesehatan Hibah Al-Lubdi dan Abdurrahman Mar’iy.

Hibah Al-Lubdi dilaporkan telah melakukan mogok makan selama satu bulan penuh menentang penangkapan tanpa sebab oleh militer Zionis.

Sebelumnya, Yordania telah memanggil Duta Besar Israel di Amman, 6 Oktober lalu, untuk meminta penjelasan dari penangkapan itu.

Juru bicara Kementerian Luar Negari Yordania, Sufyan Salman Qudhah mengatakan, “Kementerian telah mengirim kembali perintah pembebesan terhadap Al-Lubdi dan Abdurrahman. Otoritas Israel harus memberikan pelayanan yang layak sampai proses pembebasan tersebut benar-benar terjadi.”

Salman juga mengatakan bahwa Kemenlu terus memantau detail kasus dua warganya tersebut dari hari ke hari.

Hibah Al-Lubdi ditangkap pada tanggal 20 Agustus lalu, sementara Abdurrahman pada tanggal 2 September. Keduanya diringkus saat berkunjung ke Tepi Barat, Palestina.

(T.HN/S: Arabic.Sputniknews)

leave a reply
Posting terakhir

Afrika Selatan akan segera menarik Duta Besarnya dari Israel

Pemerintah Afrika Selatan, Senin (14/05/2018), mengecam keras agresi kekerasan yang dilancarkan pasukan bersenjata Israel di sepanjang perbatasan Gaza, yang telah menyebabkan kematian 52 pengunjuk rasa damai, yang memprotes peresmian kedutaan AS di Yerusalem.

Israel tarik Duta Besar dari Afrika Selatan

Pasca berlangsungnya setahun ketegangan antara Israel dan Afrika Selatan, negara Yahudi tersebut mengumumkan penarikan Duta Besar mereka dari Cape Town. Keretakan hubungan kedua negara bermula dari protes Afrika Selatan terhadap pembunuhan warga Gaza yang dilakukan oleh militer Israel.