Rusia: The Deal of Century Amerika tidak menjamin Kemerdekaan Palestina

Rusia beberkan bahwa Amerika tidak pernah berniat mendukung kemerdekaan Palestina. Agenda perdamaian yang ditawarkan, The Deal of Century, hanya akan menguntungkan penjajah.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,02 Nov 2019,03:53 PM

Bethlehem, SPNA – Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, mengumumkan bahwa agenda perdamaian yang ditawarakan Amerika Serikat untuk konflik Palestina-Israel, The Deal of Century, tidak termasuk di dalamnya jaminan terhadap kemerdekaan Palestina sebagai negara yang berdaulat.

Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sebuah wawancara di stasiun TV, Rusia 24, Jumat (01/11/2019). Berbeda dengan Israel yang langsung mendapatkan kemerdekaan pasca keluarnya resolusi PBB pada tahun 1948.

“Seperti yang terlihat dari kebanyakan kolega kita, dalam hal ini adalah Amerika, mereka tidak pernah berniat untuk mendirikan (negara Palestina).” Kata Lavrov.

The Deal of Century merupakan agenda perdamaian Amerika yang telah lama dipopulerkan media. Namun sampai saat ini belum ada yang mengetahui isi dari solusi tersebut.

Pemerintah Palestina juah hari telah menyampaikan penolakannya. Mahmud Abbas mengatakan bahwa Amerika tidak lagi cukup syarat untuk menjadi mediator perdamaian antara Palestina dan Israel. Hal itu disebabkan oleh beberapa kebijakan penting Amerika yang jelas-jelas menguntungkan Israel.

Seperti pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel berikut dengan pemindahan Kedutaan Besarnya ke Kota Suci tersebut. Juga penarikan diri Amerika dari donator UNRWA, badan penyaluran bantuan untuk jutaan pengungsi Palestina.

(T.HN/S: Maannews)

leave a reply
Posting terakhir