Israel Ancam akan Mengambil Lebih Banyak Tanah Palestina di Tepi Barat

Menanggapi hal ini, Gubernur Salfit mengatakan bahwa mereka tidak akan tinggal diam mengenai pengambilalihan Israel atas ratusan hektar tanah Palestina di seluruh lingkungan dan desa-desa di sekitar kota.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,18 Nov 2019,12:20 PM

Tepi Barat, SPNA - Otoritas pendudukan Israel memperbarui ancamannya yang menyatakan bahwa mereka akan mengambil lebih banyak lagi tanah dan pertanian milik warga Palestina di sekitar kota Salfit, Tepi Barat, kantor berita Maannews melaporkan pada hari Minggu (17/11/2019).

Direktur Urusan Sipil di Salfit, Usama Musleh, mengatakan bahwa Israel telah memperbarui surat perintah pengambilalihan yang didistribusikan kepada para petani Palestina di daerah tersebut. Dia mencatat bahwa tentara pendudukan Israel mengambil tindakan yang sama dengan tanah Palestina di dekat permukiman ilegal Israel, sebelum mengambilnya dari pemiliknya yang sah.

"Pasukan Israel menggunakan tanah ini untuk jangka waktu antara empat dan enam tahun," katanya kepada Maan. "Kemudian mereka mencaploknya untuk permukiman." Dia mencatat bahwa pembaruan surat perintah pengambilalihan terbaru akan berakhir pada 31 Desember 2022.

Gubernur Salfit Abdullah Komeel mengatakan bahwa mereka tidak akan tinggal diam mengenai pengambilalihan Israel atas ratusan hektar tanah Palestina di seluruh lingkungan dan desa-desa di sekitar kota. Dia meminta warga Palestina untuk bekerja sama dengan langkah-langkah resmi yang diputuskan oleh Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas yang dimaksudkan untuk melawan pencurian tanah mereka oleh Israel.

Sekretaris Jenderal Persatuan Petani Palestina, Jammal Hammad, menambahkan, "Kita tidak boleh berdiam diri mengenai tindakan ini, serta mengenai semua praktik Israel lainnya terhadap para petani Palestina." Dia menunjukkan bahwa pasukan pendudukan Israel juga mencegah banyak petani untuk mengakses kebun mereka, sementara pemukim ilegal Yahudi ilegal telah meningkatkan serangan mereka terhadap petani yang mencoba memanen zaitun mereka.

(T.RA/S: MEMO)

leave a reply
Posting terakhir