PBB Kutuk Keputusan Israel untuk Mendeportasi Direktur HRW

Dewan HAM PBB menyesalkan keputusan tersebut dan mendesak Israel untuk mengubah keputusan tersebut.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,30 Nov 2019,03:32 PM

Genewa, SPNA - Kepala Dewan Hak Asasi Manusia PBB Michelle Bachelet pada hari Jumat (29/11/2019) mengutuk Israel karena tidak memperbarui izin kerja Omar Shakir, direktur Pengawas Hak Asasi Manusia atau Human Rights Watch (HRW) Israel dan Palestina, dan memaksanya untuk meninggalkan negara tersebut.

Komisaris Tinggi untuk juru bicara Hak Asasi Manusia Marta Hurtado mengatakan pada sebuah pengarahan di PBB bahwa Omar Shakir terpaksa meninggalkan Yerusalem pada 25 November setelah Mahkamah Agung Israel menegakkan legalitas keputusan pemerintah Israel untuk tidak memperbarui visanya.

"Komisaris tinggi sangat menyesalkan keputusan ini, Kantor Hak Asasi Manusia PBB dan kelompok Pelapor Khusus PBB telah mendesak pemerintah untuk mengubah putusan Mahkamah Agung," kata Hurtado.Bachelet yang bertemu Shakir setelah dia meninggalkan Israel, katanya.

Hurtado mengatakan bahwa pengusiran Shakir "mengaburkan" komitmen Israel terhadap kebebasan berekspresi dan kebebasan berserikat, serta atas kemampuan para pembela hak asasi manusia dan organisasi untuk melakukan "pekerjaan penting" mereka.

Pihak berwenang Israel menuduh Shakir mendukung gerakan Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS), yang telah dikriminalkan Israel.

Sementara itu, Shakir menyebut keputusan Israel itu didorong secara politis dan bertujuan untuk membungkam kelompok-kelompok HAM yang bekerja di Israel.

(T.RA/S: Anadolu Agency)

leave a reply
Posting terakhir