Pejabat Hamas: Tidak Ada Gencatan Senjata Jangka Panjang dengan Pendudukan Israel

Khalil al-Hayya menegaskan bahwa pembicaraan tentang gencatan senjata jangka panjang di Gaza oleh beberapa pihak bertujuan untuk mendiskreditkan perlawanan.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,14 Dec 2019,10:18 AM

Gaza, SPNA - Anggota biro politik Hamas, Khalil al-Hayya, menyatakan bahwa informasi tentang gencatan senjata jangka panjang antara perlawanan Palestina di Gaza dan negara pendudukan Israel adalah berita "palsu dan tidak berdasar."

Dalam sebuah wawancara yang dilakukan dengan saluran satelit Al-Aqsa, pada hari Rabu (11/12/2019), Hayya menyatakan keyakinannya bahwa "pembicaraan tentang gencatan senjata jangka panjang di Gaza oleh beberapa pihak bertujuan untuk mendiskreditkan perlawanan atau bisa menjadi bagian dari kebohongan Netanyahu di konteks pertarungan pemilihannya atau untuk menutupi hal-hal lain."

Dia menuduh beberapa partai Palestina dan "yang lain bukan dari Palestina" berkeras untuk memalsukan fakta dan berusaha merusak reputasi perlawanan Palestina.

"Hamas telah membiasakan faksi untuk transparansi dan bermitra, dan kami tidak menyembunyikan pembicaraan yang kami lakukan dengan semua pihak," kata pejabat Hamas itu. Dia menambahkan bahwa jika ada proposal tentang gencatan senjata jangka panjang di Gaza, semua faksi perlawanan akan tahu tentang itu.

Adapun tur luar negeri yang saat ini dilakukan kepala biro politik Hamas Ismail Haniyeh, Hayya mengatakan bahwa delegasi Hamas telah membahas, dengan para pejabat Mesir, peran negara mereka dalam mendukung perjuangan Palestina dan masalah-masalah lain yang menjadi kepentingan bersama.

Dia juga mengatakan bahwa Haniyeh dan delegasi yang menyertainya menyoroti perlunya menekan pihak Israel untuk menghormati pemahaman baru-baru ini tentang Gaza, mengakhiri pengepungan dan berhenti menggunakan kekuatan mematikan terhadap para peserta dalam aksi unjuk rasa March of Return.

Dia menegaskan, menurut Days of Palestine, bahwa tur luar negeri Haniyeh dimaksudkan untuk meningkatkan hubungan politik Hamas dengan negara-negara lain, dan untuk menggalang dukungan bagi rakyat Palestina dan perlawanan mereka.

(T.RA/S: IMEMC)

leave a reply
Posting terakhir