Negara peserta KTT Kuala Lumpur sepakat adili kejahatan Israel atas Palestina

Mahathir Muhammad dalam pidato penutupan KTT Kuala Lumpur mengatakan bahwa peserta Konferensi sepekat untuk mengadili kejahatan Israel atas Palestina.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,22 Dec 2019,11:40 AM

Kuala Lumpur, SPNA – Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, Sabtu (21/12/2019), menutup KTT Kuala Lumpur yang berlangsung antara tanggal 18 sampai 21 Desember. Dalam penutupannya ia menegaskan bahwa peserta KTT sepakat untuk mengadili Israel atas kejahatan yang dilakukannya terhadap warga sipil Palestina.

Dalam jumpa pers pasca penutupan, Mahathir menegaskan bahwa KTT Kuala Lumpur tidak bertujuan untuk membentuk sebuah organisasi kerjasama Islam yang baru.

“Kita berkumpul di sini untuk mendiskusikan beberapa hal yang dapat memberikan kemaslahatan bagi umat Islam.” Ucap Mahathir.

Konferensi Kuala Lumpur berhasil menjadi sebab lahirnya 18 kesepakatan kerjasama dalam berbagai bidang. Termasuk pengembangan teknologi mutakhir, kerjasama informasi, keamanan, pangan, pemberdayaan pemuda dan beberapa kesepakatan lainnya.

Mahathir menegaskan bahwa hal paling penting dari pertemuan internasional antar negara Islam tersebut adalah untuk mendeteksi letak kekuatan dan kelemahan umat Islam. Dengan demikian negara Islam dapat menjadikannya sebagai acuan dalam mengambil kebijakan sehingga dapat mandiri bahkan bersaing dengan negara lain.

Tidak lupa, Mahathir juga menyampaikan kesedihan atas penderitaan yang dialami warga muslim India dan Cina.

Turut hadir dalam konferensi tersebut utusan Hamas dari Gaza, di samping beberapa kepala negara dan 450 para pemikir dan cendikiawan Islam.

(T.HN/S: Qudsn)

leave a reply
Posting terakhir