OKI Kecam Keputusan Brasil untuk Membuka Kantor Perdagangan di Yerusalem

Keputusan ini akan sangat merusak kepentingan politik dan ekonomi Brasil negara-negara anggota OKI dan dunia Arab.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Mon,23 Dec 2019,01:27 PM

Riyadh, SPNA - Organisasi Kerjasama Islam (OKI), Minggu, mengecam Brasil karena pembukaan kantor perdagangan di Yerusalem. Lembaga ini memperingatkan langkah itu akan merusak hubungan antara Brasil dan negara-negara anggota OKI.

Badan Pers Saudi mengatakan, OKI juga menyatakan "penyesalan mendalam" bahwa Brasil telah mengubah kebijakan luar negerinya terhadap Palestina. OKI menyerukan pemerintah Brasil untuk membalikkan keputusan yang mendukung "kebijakan ilegal Israel yang bertujuan melanggar status hukum dan historis kota yang diduduki, Yerusalem."

Pada hari Kamis, Liga Arab mengutuk keputusan Brasil dan mengatakan bahwa pembukaan kantor perdagangan akan "sangat merusak" kepentingan politik dan ekonomi Brasil di dunia Arab.

Pada pertemuan darurat yang diadakan di Kairo, perwakilan dari Arab Saudi, Kuwait dan Irak, di antara negara-negara lain, mengkritik tindakan Brasil sebagai pelanggaran hukum internasional, dan menyuarakan dukungan mereka yang berkelanjutan untuk hak Palestina atas kota suci.

"Perubahan negatif dalam kebijakan luar negeri Brasil terhadap Palestina akan secara serius merusak kepentingan politik, ekonomi, dan diplomatik Arab-Brasil," kata dewan dalam sebuah pernyataan.

(T.RA/S: WAFA)

leave a reply
Posting terakhir