Israel Kembali Berlakukan 'Kebijakan Pembunuhan' Tokoh-tokoh Perlawanan Palestina

Israel kembali memberlakukan 'kebijakan pembunuhan' menyusul pencegatan rudal di provinsi Ashkelon selatan yang dilaporkan diluncurkan dari Gaza.

BY 4adminEdited Fri,27 Dec 2019,12:02 PM

Yerusalem

Yerusalem, SPNA - Menteri luar negeri Israel pada hari Kamis (26/12/2019) mengatakan bahwa Tel Aviv akan kembali ke 'kebijakan pembunuhan' terhadap tokoh-tokoh perlawanan Palestina di Jalur Gaza.

Dalam pernyataan yang ia sampaikan kepada radio tentara Israel, Yisrael Katz mengindikasikan bahwa ada "upaya intelijen untuk mengidentifikasi peluncur roket dan berupaya menghilangkannya."

Dia menekankan, "Saat ini intelijen terfokus pada mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas perintah peluncuran rudal."

Pada Rabu malam, sistem anti-rudal kubah besi Israel mencegat sebuah rudal yang dilaporkan ditembakkan dari Jalur Gaza menuju selatan negara itu. Ini terjadi saat Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menghadiri rapat umum pemilihan umum di provinsi Ashkelon.

Menurut media Israel, pasukan keamanan memindahkan Netanyahu ke "kawasan lindung" sementara pasukan keamanan menanggapi dengan membom beberapa wilayah di Jalur Gaza, meski tidak ada korban jiwa.

(T.RA/S: Anadolu Agency)

leave a reply