Yisrael Heyom: Gencatan Senjata Dengan Hamas Untungkan Israel

Surat kabar Yisrael Heyom melaporkan bahwa gencatan senjata dengan pejuang Gaza justru akan menguntungkan Israel.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sun,29 Dec 2019,11:31 AM

Tel Aviv, SPNA – Surat kabar Yisrael Heyom melaporkan bahwa gencatan senjata dengan pejuang Gaza justru akan menguntungkan Israel.

Kepentingan Israel saat ini mengharuskan pemerintah untuk mengedepankan gencatan senjata dengan Hamas di Gaza, tulis surat kabar Israel tersebut seperti dilansir Maannews (28/12/2019).

Gencatan senjata terhadap Gaza akan menenangkan situasi di permukiman Israel di sekitar Gaza, agar IDF dapat fokus ke front utara. Pejabat politik dituntut mengendepankan tujuan ini diatas kepentingan lain.

Sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Militer Israel (IDF)  Aviv Kochavi mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu agar menyukseskan gencatan senjata dengan Hamas di Jalur Gaza, dilansir Rt arabic (28/12/2019).

IDF juga mendukung perizinan bagi ribuan  buruh Gaza agar dapat bekerja di permukiman Israel.

Berdasarkan Yediot Ahronot, IDF meminta pemerintah untuk memberikan fasiltas sipil dan ekonomi serta menghapus blokade yang telah diberlakukan pemerintah Ehud Olmert sejak Hamas berkuasa terhadap Gaza.

IDF percaya bahwa pembunuhan Baha Abu Al-Atta, pemimpin Jihad Islam, membuka jalan gencatan senjata jangka panjang dengan pejuang Gaza, dengan demikian IDF dapat fokus di front utara. 

Karena itu, Kochavi terus mendesak Netanyahu dan Naftali Bennett, Menteri Pertahanan Israel agar segera mengambil langkah–langkah ekonomi dengan memberikan izin bagi ribuan buruh Gaza agar dapat bekerja di Israel untuk mengakhiri serangan roket dari Gaza.

Sementara itu, Lembaga Intelejen Israel “Shin Bet” menolak usulan militer karena persoalan keamanan. Shin Bet menilai mengizinkan ribuan buruh Gaza bekerja di Israel beresiko menimbulkan ancaman serangan besar yang akan dilancarkan pasukan perlawanan Palestina di wilayah Israel.

(T.RS/S:Maannews)

leave a reply
Posting terakhir