KBRI Amman Fasilitasi MoU antara NPC dengan An-Najah University Tepi Barat.

Kesepakatan tersebut, adalah mendorong An-Najah University melakukan riset di sektor pariwisata khususnya di wilayah Yerusalem Timur yang mendapat dukungan dana dari NPC.

BY 4adminEdited Sun,29 Dec 2019,06:10 PM

Amman

Amman, NPC- Pada Selasa (28/12/2019) di ruangan rapat lantai dua KBRI Amman Yordania, Bapak Abdillah Onim selaku Ketua Dewan Pembina Nusantara Palestina Center (NPC) menandatangani agreement dengan Jerusalem Urban Research Institute (JURI) An-Najah National University yang diwakili oleh Mr. Salah Elayyan.

Proses penandatanganan nota kesepahaman ini, dihadiri langsung oleh Dubes RI untuk Yordania, Bapak Andy Rachmianto yang didampingi oleh Wakil Dubes Bapak Adriansyah Rasul.

NPC mendukung penuh upaya KBRI Amman untuk berkontribusi mengembangkan sumber daya manusia bangsa Palestina dan meningkatkan kualitas kehidupan mereka di segala sektor khususnya bidang ekonomi, pendidikan dan sektor pariwisata.

Karena itu, tujuan dari kesepakatan tersebut, adalah mendorong JURI melakukan riset di sektor pariwisata khususnya di wilayah Yerusalem Timur yang mendapat dukungan dana (funding) dari NPC senilai 10.000 Dollar Amerika.

Dalam agreement ini, JURI akan melakukan sejumlah riset (work) antara lain, pengumpulan data tentang fasilitas pariwisata, indikator pariwisata, perencanaan dan zonasi untuk pengembangan pariwisata.

Dalam beberapa kali kesempatan, Dubes Andy berharap agar NPC bisa terus berkontribusi memberikan perhatian kepada bangsa Palestina yang menjadi korban penjajahan Israel, baik yang berada di Tepi Barat, terlebih lagi mereka yang berada di Jalur Gaza.

Sebaliknya, Abdillah Onim (Bang Onim) menyambut positif segenap usulan dan arahan dari Dubes Andy yang dinilai sangat antusias dan peduli terhadap diplomasi kemanusiaan untuk Palestina.

“Kita bekerja murni kemanusiaan, dan untuk melakukan aktivitas kemanusiaan di Palestina, kita harus selalu berkoordinasi dengan KBRI Amman Yordania terutama NPC,” papar Bang Onim.

Bang Onim tidak saja menekankan hal ini kepada lembaga yang didirikannya, namun juga mendorong lembaga-lembaga kemanusiaan lainnya untuk selalu melakukan koordinasi dengan pemerintah RI melalui perwakilannya di luar negeri, agar segala aktivitas kemanusiaan berjalan dengan lancar seusai yang direncanakan.

Saat ini Bang Onim dan tim NPC berada di Yordania, untuk melakukan sejumlah aktivitas kemanusiaan. Selain untuk menghadiri langsung penandatanganan MoU ini, dijadwalkan pada Senin, 30 Desember, Bang Onim dan Bapak Dubes RI juga akan menghadiri peresmian sarana kesehatan dan bantuan obat-obatan di kamp pengungsian Palestina Hettin. Proses penyaluran bantuan kemanusiaan ini melalui kerjasama resmi antara NPC dan JHCO (Jordan Heshmet Charity Organization).

NPC akan terus berupaya untuk berkontribusi di Amman Yordania yang menampung pengungsi yang populasinya hampir setengah penduduk Yordania. Dari kisaran 10 juta penduduk Jordania, setengah dari jumlah ini adalah para pengungsi yang berasal dari negara-negara konflik yang bertetangga langsung dengan Yordania.

(SPNA)

leave a reply
Posting terakhir
Jerman- Israel tandatangani MoU pembelian kapal selam

Jerman- Israel tandatangani MoU pembelian kapal selam

Jerman menyetujui sebuah Nota Kesepahaman (MoU) rahasia dengan Israel, Kamis malam (20/10/2017), mengenai pembelian tiga kapal selam Dolphin, setelah sebelumnya Isreal telah memperoleh enam kapal selam dengan jenis yang sama, Yedioth Ahronoth melaporkan.