Wakaf Palestina: 29 ribu warga Yahudi Israel tercatat kunjungi Masjid Al-Aqsa sejak awal 2019

Kunjungan warga Yahudi Israel selama tahun 2019 mencapai puluhan ribu warga. Pemerintah Israel diminta agar tidak menjadikan Al-Aqsa sebagai bahan permainan politik.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Wed,01 Jan 2020,10:49 AM

Tepi Barat, SPNA - Data terbaru yang dikeluarkan Departemen Wakaf Palestina tunjukkan tingginya gelombang kunjungan warga Yahudi Israel ke Masjid Al-Aqsa selama tahun 2019. Tercatat 29.610 warga Yahudi berhasil menginjakkan kakinya di Masjid Al-Aqsa.

Dalam laporan, Selasa (31/12/2019), Wakaf Palestina melaporkan bahwa kunjungan tersebut berlangsung di bawah penjagaan ketat ribuan militer Israel.

Ini merupakan bukti meningkatnya pelanggaran dan penistaan yang dilakukan Israel terhadap Masjid Kiblat Pertama umat Islam tersebut.

"Penistaan itu telah melanggar fakta sejarah dari Masjid Al-Aqsa dan Undang-Undang Internasional yang menetapkan kepemilikan umat Islam atasnya." Tulis Badan yang bertugas melindungi Masjid Al-Aqsa tersebut.

Wakaf Palestina juga memperingati Pemerintah Israel untuk tidak menjadikan Al-Aqsa sebagai permainan politik untuk menarik dukungan Yahudi ekstrem, karena dapat menyakiti perasaan umat muslim sedunia.

Oleh karena itu, wakaf Palestina berjanji akan mengusahakan berbagai upaya untuk membendung kunjungan Yahudi Israel dan berbagai penistaan lainnya di komplek Masjid Al-Aqsa.

Kunjungan warga Yahudi ke Masjid Al-Aqsa merupakan salah satu cara yang dilakukan Israel untuk mengklaim kepemilikan mereka terhadap Al-Aqsa. Sedangkan bagi warga muslim Yerusalem sendiri, akses menuju Al-Aqsa sangatlah terbatas. Mereka harus melalui pemeriksaan ketat untuk dapat masuk ke halaman Al-Aqsa.

(T.HNS: Qudspress)

leave a reply
Posting terakhir