Serangan drone Amerika di Bandara Baghdad tewaskan perwira tinggi militer Iran, Qasem Soleimani

Serangan drone Amerika di bandara Baghdad menewaskan dua perwira tinggi militer Iran. Pasukan Amerika di Irak dilaporkan telah mempersiapkan diri terkait isu balas dendam yang akan dilakukan Iran.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Sat,04 Jan 2020,10:49 AM

Baghdad, SPNA - Qasem Soleimani, komandan Pasukan Quds (Pasukan khusus dari Pengawal Revolusi Iran (IRGC) yang bertanggung jawab untuk operasi ekstrateritorial Iran), dan Abu Mahdi, insinyur terkemuka dari Pasukan Mobilisasi Populer (PMF) Irak, tewas dalam serangan udara AS yang menargetkan iringan mobil mereka di jalan Bandara Baghdad, Jumat dini hari (03/01/2019).

Berita menggentarkan Iran tersebut dikonfirmasikan PMF melalui sebuah postingan Twitter. "Ketua bagian Pasukan Mobilisasi Populer, Abu Mahdi, dan Komandan Pasukan Quds, Qasem Soleimani, syahid akibat serangan Amerika yang menargetkan iringan mobil di jalan menuju Bandara Internasional Baghdad." Tulisa PMF.

Ahmed Al-Asadi, juru bicara PMF, menuduh bahwa Amerika Serikat dan Israel berada di belakang aksi pembunuhan tersebut. Serangan ini terjadi beberapa hari setelah Kedutaan Besar AS di Irak diserang massa.

Informasi yang diperoleh dari PMF, bahwa kedua perwira senior tersebut sedang menyambut tamu penting di Bandara.

Abu Mahdi secara resmi adalah wakil kepala PMF, namun memiliki pengaruh yang cukup besar. Amerika Serikat jauh hari telah memasukkan namanya dalam daftar hitam.

Sedangkan Soleimani, dia adalah komandan Pasukan Quds, Pasukan khusus dari Pengawal Revolusi Iran (IRGC) yang bertanggung jawab untuk operasi ekstrateritorial Iran.

Pasukan Amerika di Irak dilaporkan telah mempersiapkan diri terkait isu balas dendam yang akan dilakukan Iran.

(T.HN/S: RT.Arabic)

leave a reply
Posting terakhir