Laporan HAM Palestina: 215 warga meninggal dalam unjuk rasa The Great March

215 warga Palestina dilaporkan meninggal dunia dalam unjuk rasa perbatasan The Great March of Return. Sebagian besarnya akibat terkena tembakan militer zionis dari jarak jauh.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,14 Jan 2020,10:35 AM

Gaza, SPNA - Badan Hak Asasi Manusia Palestina, Al-Mizan, melaporkan 215 warga Palestina meragang nyawa dalam unjuk rasa Perbatasan atau yang dikenal dengan sebutan The Great March.

Informasi tersebut diterima dalam bentuk laporan dari Al-Mizan yang dipublis pada hari Minggu (12/01).

Pembunahan terhadap ratusan warga Palestina tersebut berlangsung dari jarak jauh oleh militer zionis dengan menggunakan peluru panas. Sedangkan korban yang terluka, jumlah mereka mencapai 19.226 korban. Termasuk di antaranya 5 ribu anak-anak dan 867 perempuan.

Unjuk rasa The Great March pertama kali berlangsung pada 30 Maret 2018. Bertujuan untuk menekan Israel agar membebaskan Gaza dari belenggu blockade. Mereka juga menuntut hak untuk kembali ke perkampungan yang telah dikuasai Israel.

Unjuk rasa yang biasanya berlangsung diperbatasan Israel-Gaza setiap Jumat sore tersebut sedang ditunda untuk sementara waktu. Komite Demonstrasi Nasional pada bulan Desember lalu mengumumkan unjuk rasa akan kembali berlangsung pada akhir Maret mendatang.

(T.HN/S: Qudspress)

leave a reply
Posting terakhir