Pasok BBM ke Gaza, Netanyahu dikritik  keluarga prajurit Hadar Goldin

Perdana Menteri Israel mendapat kritikan dari warganya karena membuka gerbang perbatasan untuk memasok BBM ke Gaza. Ia dinilai lebih mementingkan keuntungan materi ketimbang keselamatan warga.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,14 Jan 2020,10:42 AM

Tel Aviv, SPNA - Pihak keluarga salah satu prajurti Israel yang ditahan di Gaza, Hadar Goldin, mengkritik Perdana Menteri Israel atas kebijakannya memberikan izin pemasokan BBM ke Gaza.

Netanyahu dianggap lebih mementingkan keuntungan materi dari pada berusaha menyelamatkan warganya sendiri.

Dalam sebuah postingan Twitter, pihak keluarga Hadar menuliskan, "Pemerintahan Benjamin Netanyahu lebih sibuk memikirkan pengiriman gas ke Gaza dan penyaluran dana bantuan Qatar ke Gaza."

Izin yang diberikan bagi Qatar untuk menyalurkan bantuan kemanusaian ke Gaza juga dianggap tidak sesuai dengan kebijakan Israel yang seharusnya.

Media Palestina menyebutkan bahwa kelunakan Israel tersebut sengaja dilakukan untuk mempertahankan kondisi gencatan senjata dengan pejuang Palestina di Gaza. Hal itu agar Israel dapat fokus menjaga perbatasan di Utara, dari ancaman Hizbullah dan Iran yang sedang bergejolak.

Anggota Asosiasi pemilik pompa bensin dan minyak di Jalur Gaza, Nur Khazandar, mengatakan sebanyak 100 ton BBM baru saja masuk ke Gaza, Minggu (12/01). Gas tersebut akan diutamakan untuk keperluan umum.

Ia mengatakan bahwa sejak awal bulan belum ada gas yang masuk ke Gaza melalui perbatasan Kerem Shalom.

Oleh karena itu jumlah tersebut akan diutamakan untuk sektor jasa penting. Seperti toko roti dan rumah sakit.

Pada masim dingin seperti ini, Gaza membutuhkan sekitar 350 ton BBM per satu hari. Khazandar mengatakan terdapat konflik di tingkat elit yang menyebabkan krisis ini.

Gaza disebutkan juga tidak dapat mengimpor BBM dari Mesir. Untuk satu ton BB,, Mesir meminta harga tambahan sebanyak 170 dolar per ton-nya. Hal yang tentunya tidak dapat dipenuhi oleh pengusaha Gaza karena dapat menyebabkan kenaikan harga  di tingkat eceran.

(T.HN/S: Ramallah)

leave a reply