Rawabi, Kota Baru Palestina Menandingi Hunian Israel di Tepi Barat

Terletak di  dataran tinggi antara desa Ajul, Abwin dan Atara, Ramallah bagian utara dengan luas  650 hektar kota ini berbatasan langsung dengan  pemukiman Ateret Israel dari sebelah barat.

BY Mohamed AlhirtaniEdited Tue,14 Jan 2020,11:38 AM

Ramallah, SPNA – Di dataran  tinggi antara Ramallah dan Nablus,  Palestina membanguns sebuah kota baru menandingi hunian ilegal Israel di Tepi Barat.

Adalah Rawabi, kota pertama Palestina yang dibangun sejak ratusan tahun terakhir oleh Palestina untuk Palestina.

Terletak di  dataran tinggi antara desa Ajul, Abwin dan Atara, Ramallah bagian utara dengan luas  650 hektar kota ini berbatasan langsung dengan  pemukiman Ateret Israel dari sebelah barat.

Rawabi digagas pada 2007  oleh pengusaha Palestina, Bashar Al-Masri, dan mulai dibangun tahun 2010, melalui dana bantuan perusahaan Qatar senilai 1,5 miliar Dolar.

Perusahaan swasta Palestina berpartisipasi membangun infrastruktur kota, seperti jalan, saluran air, listrik, saluran pembuangan, gas, dan jaringan telepon.

Bendera Palestina yang berkibar di tengah kota mengukuhkan kembali identitas Palestina.

Sejak awal didirikan, pemukim Israel telah menekan menyerang pekerja konstruksi serta berupaya menurunkan bendera Palestina di kota tersebut.

Sejumlah warga Palestina juga terlibat bentrok dengan pendatang Israel terkait lahan yang digunakan untuk membangun kota tersebut.

Tekanan pemukim Israel karena kota Rawabi diketahui menjadi batu penghalang perluasan pemukiman dan aneksasi wilayah di lokasi tersebut.

Sekitar 3.000 warga Palestina tinggal di Rawabi, sebagian besar berasal dari kota suci Al-Quds dan kota-kota yang diduduki Israel pada tahun 1948.

Para arsitek merancang agar Rawabi mampu menampung 40.000 jiwa di 22 distrik.

Setelah tertunda selama dua tahun, pihak berwenang Israel akhirnya setuju untuk memasok air dari Perusahaan Air Israel.

Sayangnya, Tel Aviv menolak perluasan jalan yang cukup mengakomodasi jalur lalu lintas menuju kota tersebut.

Kota ini memiliki pusat lembaga medis, sekolah, lembaga pendidikan dan masjid yang sedang dibangun. Rawabi juga memiliki fasilitas hiburan dan amfiteater terbesar di Timur Tengah yang mampu menampung lebih dari lima belas ribu orang, empat kali amfiteater di Romawi.

(T.RS/S:The IndependentArabic)

leave a reply
Posting terakhir